Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsRelawan Jokowi Adakan...

Relawan Jokowi Adakan Seminar di Hotel Lading Banda Aceh

BANDA ACEH – Tim 1 Relawan Jokowi Wilayah Aceh atau di singkat (Tim 1 Rejowil Aceh) melaksanakan Seminar Sosialisasi Program Pemerintah Pusat. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Lading Banda Aceh, Sabtu 28 Juli 2018 tersebut dihadiri 80 peserta seminar berasal dari mahasiswa, tokoh pemuda, tokoh desa (gampong), tokoh agama, dan pihak lain yang berkompoten disertai wartawan media cetak dan elektronik. 

Ketua Tim 1 Rejowil Aceh, Gumarni,S.H.,M.Si,  dalam pemaparanya berbentuk powerpoint di hadapan peserta menjelaskan banyak program Jokowi yang telah berhasil dirasakan masyarakat Aceh. Tapi kurang diketahui secara umum di publik atau media lokal di Aceh.

Gumarni menguraikan Program Dana Desa yang dijalankan oleh Jokowi telah membuat 6.464 desa di Aceh yang dulu kumuh dan kurang bersih karna kekurangan dana dari Pemerintah Daerah tetapi setelah PP No.8 tahun 2016 tentang pelaksanaan teknis pelaturan pemerintah Pelaturan Mentri Desa (Permendes)  tahun 2017 tentang penetapan prioritas penggunaan Dana Desa No.19 tahun 2018.

“Kini telah dapat terlihat nyata desa (gampong) di Aceh yang dulunya kumuh, kotor, bahkan berlumpur saat hujan sekarang sudah teraspal dengan rabat beuton. Selanjutnya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sekarang telah hidup dan berkembang usaha desa dalam rangka menciptakan kesejahteraan ekonomi rakyat. Dalam program Dana Desa juga telah terserap tenaga kerja lokal putra/putri Aceh. 

Gumarni mengatakan, untuk pendamping desa di Aceh (lokal) 1.726 orang, pendamping pemberdayaan 691 orang, pendamping infrasuktur 286 orang, dan tenaga ahli pemberdayaan 130 orang. 

“Total 2.836 orang yang ditempatkan di 23 kab/kota 289 kecamatan 6.464 desa seluruh Aceh. Jika masih ada yang meragukan lihat di situs berita Menteri Desa,” kata Gumarni.

Selanjutnya Gumarni menjelaskan tentang program keluarga harapan (PKH)  telah terbantu masyarakat miskin dan tertampung tenaga kerja lokal di Aceh sumber data kemensos. 

“Masyarakat miskin di Aceh penerima manfaat PKH tahun 2018 dana Pemerintah Pusat (APBN) tahun ini 227.000 keluarga miskin. Putra/putri Aceh yang telah mendapat pekerjaan langsung melalui SK Kemensos sebagai pendamping program PKH tahun 2018 ini adalah 13.000 tenaga kerja lokal. Total penerima manfaat pekerja lokal di Aceh program PKH adalah 240.000 orang. Jika kita gabungkan total pekerja rakyat Aceh program pemerintah pusat dari Dana Desa dan PKH adalah 242.836 orang,” kata Gumarni. 

Gumarni mengatakan, di tahun 2018 ini Jokowi juga telah melelangkan tender proyek jalan tol dari Banda Aceh menuju Sigli dengan anggaran milyaran Rupiah. Jadi yang sering diisukan selama pemerintahan Jokowi rakyat Aceh belum ada bantuan dari pusat yang mana? Belum lagi bicara APBA hampir setiap tahun 12 triliun lebih yang khusus dikelola oleh pemerintah Aceh.

“Jika kita melihat dari program-program Pak Jokowi yang merakyat dan terbukti langsung telah dinikmati rakyat Aceh, maka kita wajib mempertahankan Pak Jokowi dua periode yang akan datang demi program yang telah dinikmati manfaatnya oleh masyarakat miskin di tanah Aceh yang kita banggakan ini,” kata Gumarni.

Gumarni juga membantah isu-isu yang sering dilontarkan oleh kalangan yang kurang jelas selama ini, Seperti isu Jokowi anti Islam, tapi presiden yang paling dimuliakan di Negara Pakistan waktu kunjungannya hanya Presiden RI Joko Widodo, bahkan ia pernah disuruh jadi imam di negara tersebut.

“Selanjunya kita sekarang sering membaca berita media bahwa kita melihat sendiri seribuan tokoh agama Islam di Bogor deklarasi mendukung Jokowi dua periode. Dan setahu saya presiden Indonesia yang paling banyak kunjungan kerjanya ke-Aceh hanya Pak Jokowi dalam 4 tahun masa kerjanya Pak Jokowi sudah 9 kali kunjungannya ke-Aceh,” kata Gumarni.

Ketua panitia kegiatan seminar Ikramullah,S.E.,M.Si mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada peserta seminar semoga dengan adanya seminar seperti ini semua peserta bisa menjelaskan kepada kawan-kawannya bahwa Bapak Jokowi perlu kita pertahankan dua periode lagi di Aceh.[]

Baca juga: