BANDA ACEH – Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh tahun ini mengadakan buku tokoh sejarah Aceh untuk didistribusikan ke perpustakaan umum di kabupaten/kota. Salah satunya, buku biografi “Hasan Tiro: Jalan Panjang Menuju Damai Aceh” yang ditulis jurnalis senior Murizah Hamzah.

Data diperoleh portalsatu.com dari situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Aceh, Selasa, 19 Juli 2016, pengadaan buku tokoh sejarah Aceh itu telah ditender.

Tender pengadaan buku dengan pagu Rp2 miliar itu dimenangkan CV. Cipta Sarana Pratama dengan harga penawaran dan harga terkoreksi Rp1.698.657.000 (Rp1,6 miliar lebih). Penandatanganan kontrak pengadaan buku tersebut telah dilakukan pada awal April 2016.

“Pengadaan dan Pengolahan Buku Tokoh Sejarah Aceh untuk Perpustakaan Umum, Perpustakaan Percontohan Kecamatan, Perpustakaan Gampong dan Perpustakaan Sekolah Kab/Kota,” demikian nama paket pengadaan di bawah Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh itu.

Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh, Drs. Mustafa dihubungi portalsatu.com lewat telpon seluler, Rabu, 20 Juli 2016, sekitar pukul 15.40 WIB membenarkan pengadaan buku itu telah ditender dan dimenangkan CV. Cipta Sarana Pratama dengan harga penawaran Rp1,6 miliar lebih.

Mustafa menyebut ada beberapa judul buku yang diadakan dalam paket pengadaan tersebut. Salah satunya buku biografi “Hasan Tiro: Jalan Panjang Menuju Damai Aceh” yang ditulis Murizah Hamzah. Sedangkan judul buku lainnya, Mustafa mengaku tidak ingat, termasuk jumlah buku yang diadakan (dibeli).

“Dalam waktu dekat didistribusi ke perpustakaan umum kabupaten/kota. Nanti kita sesuaikan, untuk daerah yang banyak jumlah penduduknya, lebih banyak kita kasih (buku itu). Untuk perpustakaan percontohan kecamatan dan gampong, nanti kita lihat tempatnya dulu,” kata Mustafa.   

Mustafa menjelaskan, pihaknya mengadakan buku biografi “Hasan Tiro: Jalan Panjang Menuju Damai Aceh” lantaran dinilai penting untuk dibaca masyarakat luas. “Itukan sejarah,” ujarnya. “Buku itu sudah beredar di toko-toko buku. Masyarakat yang tidak sanggup beli buku itu di toko buku, nanti bisa membaca atau meminjam di perpustakaan umum,” ujar dia lagi.

(Baca juga: Tgk Nie Minta Bantuan Pemerintah Cetak Buku Sejarah Pimpinan GAM)

[] (idg)