BLANGKEJEREN – Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Perdangangan dan Koprasi (Disprindakop) menganggarkan dana sebesar Rp 600 juta untuk pengadaan sirup tahun 2025. Sirup tersebut rencananya akan dibagikan kepada masyarakat menjelang hari Raya Idul Fitri ini.

Plt Kepala Disprindakop Gayo Lues Ir. Abdul Hakim Jum’at malam, 14 Maret 2025, mengatakan pengadaan sirup di Gayo Lues jauh hari sebelum pelantikan Bupati sudah diusulkan.

“Tujuanya yaitu untuk menekan inflansi. Karena selama ini daya beli masyarakat sangat rendah, sehingga kami berinisiatif untuk mengusulkan anggaran pengadaan sirup tersebut,” katanya di di depan Pendopo Bupati Gayo Lues.

Ir. Abdul Hakim menjelaskan, saat ini pengadaan sirup tersebut sedang dalam proses lelang (Tender), dan ketika sudah ada pemenang proyek tersebut, langsung disalurkan kepada penerimanya.

“Penerimanya yaitu masyarakat Gayo Lues. Karena di Gayo Lues ini, Sirup merupakan salah satu yang menjadi keharusan saat hari Raya Aidul Fitri, jadi uang masyarakat bisa dipergunakan untuk kebutuhan lainya,” ujarnya.

Sirup tersebut kata Abdul Hakim, akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat Gayo Lues, dan dalam prosesnya sesuai dengan peraturan.

“Pembagian sirup ini tidak ada kaitanya dengan politik, yang layak menerimanya akan kita berikan. Untuk juknis pembagianya nanti akan kami sampaikan,” katanya.

Dengan penjelasan itu, Plt Kepala Dinas Perdangangan dan Koprasi Gayo Lues meminta agar masyarakat tidak salah tafsir, dan tidak lagi memposting yang tidak-tidak di media sosial, sebab, sirup itu juga untuk masyarakat guna mengurangi uang keluar menjelang hari Raya Idul Fitri tahun 2025 ini.[]