Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita Banda AcehPengadilan Tinggi Banda...

Pengadilan Tinggi Banda Aceh Pindah Sementara ke Balai Tgk Chik di Tiro, Ini Kata KPT

BANDA ACEH – Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh kini berkantor sementara di Gedung Balai Tgk Chik di Tiro. Aktivitas di kantor sementara itu diawali dengan peusijuek dilakukan Tengku Imum Gampong Ateuk Pahlawan, dilanjutkan gunting pita oleh Ketua Pengadilan Tinggi (KPT), Rabu, 17 Agustus 2022.

“Kami pindah sementara ke gedung ini karena gedung lama akan dibongkar dan dibangun baru. Gedung lama usianya sudah lama, sudah berkali-kali digoyang gempa dan tsunami. Sehingga memang dari segi struktur sudah tidak layak lagi,” ujar KPT Banda Aceh, Dr. H. Gusrizal, didampingi Ketua Tim Pemindahan, Dr. Taqwaddin, kepada awak media.

KPT Banda Aceh berharap para Hakim Tinggi agar tetap dapat bekerja dengan tenang dan nyaman meskipun bekerja di kantor yang sifatnya sementara. “Berikan keadilan yang sebenar-benarnya dalam setiap putusan Anda,” tegas Gusrizal dalam sambutannya.

Acara peusijuek gedung sementara PT Banda Aceh diakhiri dengan makan bersama awak media, para Hakim Tinggi, Hakim Pengadilan Negeri (PN), dan beberapa tamu undangan, serta penyerahan santunan kepada 20 anak yatim.

Menu spesial kali ini adalah kuwah beulangong yang dimasak staf PN Banda Aceh dan PT Banda Aceh. “Beberapa Hakim Tinggi dengan pakaian resmi juga terlibat dalam urusan kuwah beulangong ini,” ucap Wakil Ketua Panitia Pemindahan, H. Firmansyah, S.H., M.H.

Dalam kegembiraan HUT ke-77 RI serta peusijuek pemakaian gedung sementara untuk PT Banda Aceh, kuwah beulangong menjadi instrumen pererat sesama para hadirin. Tamu undangan khusus yang hadir antara lain, Dr. M. Jafar (Asisten I Sekda Aceh), Dr. T. A. Dadek (Ketua Bappeda), Ir. M. Adam (Kadis Perkim), Munawir, M.Si. (Kabid Disbudpar), dan Dr. Syukriah (Kakanwil DJKN).

[](ril)

 

Baca juga: