Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita Gayo LuesPenganiaya Sopir Truk...

Penganiaya Sopir Truk PT Lembah Alas Ditangkap Polisi, Sebilah Parang Jadi Barang Bukti

BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian Polres Gayo Lues berhasil mengamankan tersangka penganiaya sopir Truk PT. Lembah Alas yang sempat melarikan diri dari kejaran Unit Resmob Satreskrim Polres Gayo Lues, pelaku akhirnya ditangkap di Pos Perbatasan Gayo Lues-Aceh Tenggara (Pos Umah Bundar).

Kapolres Gayo Lues, AKBP Setiyawan Eko Prasetya, S.H., S.I.K., melalui Kasatreskrim IPTU M. Abidinsyah, S.H., Minggu, 13 Agustus 2023, mengatakan kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi pada Jumat pukul 20:30 WIB, dan korbannya bernama Ibrahim yang merupakan sopir Truk PT. Lembah Alas.

“Tersangkanya berinisial AB umur 40 Tahun warga desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren. Ia berhasil kita amankan di Pos Perbatasan Umah Bundar,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Dijelaskan Kasat Reskrim, kejadian penganiayaan itu bermula pada hari Jumat tanggal 11 Agustus 2023 sekira pukul 20.00 WIB. Ibrahim memarkirkan Mobil Truk Fuso yang sedang mengangkut aspal milik PT. Lembah Alas untuk pembuatan jalan di Desa Rerebe Kecamatan Dabun Gelang.

“Kemudian AB yang  mengendarai becak hendak melintas, kemudian terjatuh keparit sebelah kanan jalan di karenakan Truk tersebut menutup sebagian badan jalan, sehingga AB marah-marah kepada warga yang sedang beraktifitas membuat jalan, lalu menanyakan siapa sopir Truk tersebut dan terjadi pemukulan terhadap sopir atas nama Ibrahim yang mengakibatkan luka robek di bagian bibir, dan Ibrahim di kejar oleh AB sambil  mengayunkan sebilah parang ke arah badan Ibrahim, namun parang tersebut terkena handuk yang di sandangkan di badan Ibrahim.,” kata Kasat Reskrim menjelaskan awal pristiwa.

Atas kejadian tersebut, Ibrahim membuat laporan ke SPKT Polres Gayo Lues pada pukul 21.45 WIB, dan Unit Resmob Satreskrim Polres Gayo Lues langsung turun ke TKP untuk mengamankan AB, namun hingga Sabtu tanggal 12 Agustus 2023 AB yang dilacak tim Polres selalu berpindah-pindah.

“Pada hari Sabtu pukul 16:00 WIB, Unit Resmob melacak keberadaan AB, ternyata AB sedang berada di Desa Agusen Kecamatan Blangkejeren. Unit Resmob pun segera menuju Desa Agusen sambil melacak posisi berkala yang sudah berpindah tempat ke arah Kutacane tepatnya di Desa Gumpang Kecamatan Putri Betung, dan Unit Resmob tetap melakukan pengejaran dan posisi pelaku sudah di desa Marpunge Kecamatan Putri Betung yang  berdekatan dengan Polsubsektor Rumah Bundar,” ujarnya.

Kemudian Unit Resmob berkoordinasi dengan Personel Piket Polsubsektor Rumah Bundar untuk melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas, hal itu di karenakan posisi AB sudah mendekati Polsubsektor tersebut.

Dari pemeriksaan Satu Unit Mobil angkutan penumpang jenis L300, di temukan penumpang AB yang bertujuan menuju Kutacane, lalu piket Polsubsektor Rumah Bundar berkoordinasi kembali dengan Unit Resmob bahwa AB sudah di amankan di Polsubsektor Rumah Bundar. Dan sesampainya Unit Resmob di Polsubsektor Rumah Bundar memastikan bahwa benar yang di amankan terduga pelaku penganiyaan AB kemudian Unit Resmob langsung menerima dan membawa AB menuju Polres Gayo Lues untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.[]

 

Baca juga: