SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E mengatakan pengembangan jagung melalui penyaluran benih jagung seluas 1.680 ha dan pupuk NPK sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan di daerah, termasuk meningkatkan pendapatan petani.
“Saya berharap tanam perdana ini akan berdampak pada peningkatan produksi, tidak hanya di Desa Cipare-pare melainkan di desa lain yang ada di Kota Subulussalam bahkan dapat menjadi percontohan untuk kecamatan lain. Sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani mengingat harga jual jagung pipil lebih stabil,” kata Wali Kota H. Affan Alfian Bintang, Senin, 31 Oktober 2022.
Hal itu disampaikan Affan Alfian saat tanam perdana jagung Kelompok Tani Maju Jaya di Desa Cipare-Pare, Kecamatan Sultan Daulat dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional melalui anggaran APBK DOKA tahun 2022 berupa penyaluran bantuan benih jagung seluas 1.680 ha kepada 132 kelompok tani di lima kecamatan di Kota Subulussalam.
Penanaman jagung perdana dilakukan secara simbolis ini menggunaakan varietas Pioner 36. Petani diminta untuk menekuni pengembangan jagung secara serius, agar sasaran produksi bisa dicapai dengan memanfaatkan bantuan-bantuan lainnya seperti infrastruktur pertanian, alat mesin pertanian yang telah didistribusikan sesuai penggunaannya.
“Untuk itu petani dan masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan petugas lapangan yang ada seperti PPL, Kordinator BPP, Petugas Pengamat OPT, Babinsa dan Babinkamtibmas apabila mengalami hambatan dalam pelaksanaannya,” kata Wali Kota Affan Alfian didampingi Kadistanbunkan Rosihan Indra.
Affan Alfian bilang dengan banyaknya program pemerintah di bidang pertanian, ia menaruh harapan kepada petani, untuk tetap mempertahankan lahan ini sebagai lahan tanaman pangan dan tidak dialih fungsikan sebagaimana yang tertuang dalam SK Walikota tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
“Apalagi lahan ini termasuk lahan cetak sawah. Dan saya tekankan lagi untuk tidak dialih fungsikan. Mengingat pentingnya ketahanan pangan negara guna pemenuhan kebutuhan pokok. Pelan-pelan, akan kita perbaiki secara bertahap dan berkelanjutan agar pertanian semakin lebih baik ke depannya,” ujar Pak Bintang panggilan akrabnya.[]




