BLANGKEJEREN – Pengguna narkotika di Kabupaten Gayo Lues pada tahun 2022 mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman saat konferensi pers kegiatan BNNK tahun 2022, Kamis, 22 Desember 2022.

“Pada tahun 2020 jumlah pengguna narkotika yang direhab 15 orang, tahun 2021 juga 15 orang, dan tahun 2022 ini meningkat lagi menjadi 22 orang. Dari jumlah 22 orang ini, tiga orang di antaranya harus dirawat inap, sehingga kita rujuk ke Yayasan Pintu Hijrah Banda Aceh, dan sisanya dirawat di Klinik Pratama BNNK Gayo Lues,” katanya. Dia menyebut target rehabilitasi pengguna narkotika tahun 2022 hanya 10 orang.

Berdasarkan pemetaan BNNK Gayo Lues, ada beberapa desa di 11 kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues yang masuk menjadi daerah rawan narkotika. Yakni, kota Blangkejeren, Kutelintang, Bukit, Penampaan, Bacang, Durin, Kampung Jawa, Gele, Agusen, Ujungdah, dan Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren.

“Untuk Kecamatan Kutapanjang, desa yang rawan narkotika yaitu Kotapanjang, dan Rema Baru (Aih Kurik), Kecamatan Terangun yaitu desa Reje Pudung, dan Dusun Sara Sepakat, Kecamatan Rikit Gaib yaitu desa Ampa Kolak, dan Penomon Jaya, Kecamatan Blangpegayon yaitu Akang Siwah, dan Gantung Geluni, Kecamatan Pining yaitu desa Pining, Pasir Putih, dan Pepelah, Kecamayan Dabun Gelang desa Badak, Kecamatan Blangjerango desa Penosan, Kecamatan Tripe Jaya desa Rerebe, Kecamatan Pantan Cuaca deaa Suri Musara, Godang, dan Kenyaran, dan Kecamatan Putri Betung yang rawan narkotika desa Singah Mulo, Gumpang, Pintu Gayo dan Meloak,” jelasnya.

Fauzul Iman mengatakan BNNK Gayo Lues sudah banyak membuat program dan memberikan bantuan kepada masyarakat untuk mencegah penanaman ganja, baik memberikan bantuan bibit kopi Arabika, benih jagung, dan bantuan lainnya.

“Begitu juga dengan pelatihan, kita sudah banyak melatih pemuda dan masyarakat dalam program life skill, seperti pelatihan pengolahan keripik, pembuatan kopi instan, pakan ternak, pakan ikan dan budidaya ikan jurung, semua itu kita jalankan dengan harapan agar angka pengguna narkotika menurun,” ujarnya.

Kepala BNNK berharap seluruh masyarakat Kabupaten Gayo Lues ikut berperan dalam mencegah dan memberantas narkotika, sehingga tahun depan peredaran narkotika bisa menurun.[]