BLANGKEJEREN – Satuan Reserse Narkoba Polres Gayo Lues kembali mengungkap kasus ganja dalam Operasi Antik Seulawah II Tahun 2025. Penangkapan dilakukan terhadap seorang pelaku berinisial JS (33), warga Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut).
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatresnarkoba Iptu Bambang Hermansyah Putra Pelis, S.H., M.H., Selasa, 21 Oktober 2025, mengatakan penangkapan itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.
“Menindaklanjuti informasi itu, tim Satresnarkoba yang saya pimpin langsung melakukan penyelidikan untuk undercover serta membagi tim patroli di sejumlah titik perbatasan strategis. Di antaranya, perbatasan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Timur, Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, dan Aceh Tengah,” katanya.
Dari hasil penyelidikan pada Selasa, sekira pukul 01.00 WIB, petugas menerima laporan dari anggota yang melihat satu mobil Toyota Fortuner warna putih yang dicurigai. Sekitar pukul 08.30, mobil tersebut terpantau melintas di kawasan Kota Blangkejeren dan bergerak ke arah Jalan Lintas Blangkejeren – Pining.
“Petugas kemudian membuntuti kendaraan yang mencurigakan itu hingga ke Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, sebelum akhirnya melakukan penyetopan dan penggeledahan di tempat kejadian Jalan Badak,” ujarnya.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan 91 bal/bungkus ganja kering yang dibungkus plastik hitam dan dilakban kuning, berat total mencapai 92,08 kilogram. Barang haram tersebut disembunyikan dengan rapi di berbagai bagian mobil, seperti di dalam kap mesin, ban serep, kolong mobil, dasbor, hingga di balik pintu kendaraan.
Turut diamankan barang bukti lainnya berupa satu mobil Toyota Fortuner warna putih nomor polisi BK 1844 BD, satu lembar STNK mobil Fortuner itu, satu handphone Realme warna hitam, sebuah dompet warna hitam, dan uang tunai Rp300.000
“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainya. Kami akan terus melakukan upaya preventif strike guna memutuskan peredaran narkotika baik dari dalam maupun dari luar Gayo Lues,” ujar Iptu Bambang.[]




