Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsPengunjung Wisata Terjebak...

Pengunjung Wisata Terjebak Banjir Dievakuasi

JANTHO – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh berhasil mengevakuasi lima pengunjung wisata Air Terjun Pudeng yang sempat terjebak banjir di Desa Pudeng, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar.

Dirpolairud Polda Aceh Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., M.H., menyebutkan tim evakuasi tersebut langsung dikerahkan ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada warga terjebak banjir di Air Terjun Pudeng.

“Atas kesigapan personel, lima masyarakat yang sempat terjebak banjir berhasil dievakuasi. Semuanya merupakan warga Banda Aceh,” kata Hadi Purnomo didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya, Senin, 29 Maret 2021.

Hadi menyebut dalam evakuasi tersebut personel Ditpolairud juga dibantu pihak Basarnas, BPBD Aceh Besar, Polsek Lhoong, Koramil Lhoong, dan masyarakat setempat.

Hadi menceritakan kejadian itu bermula pada Minggu (28/3) saat rombongan berasal dari Banda Aceh tiba di pemandian air terjun Desa Pudeng. Saat korban sedang mandi dan bersantai, tiba-tiba air sungai meluap deras.

Luapan tersebut menutupi akses jalan yang menuju tempat wisata tersebut. Sehingga lima pengunjung terjebak dan tidak bisa meninggalkan tempat wisata.

Selain itu, kata Hadi, satu sepeda motor juga dilaporkan ikut terseret arus banjir. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Saat ini kondisi air di perkampungan Pudeng masih terus mengalami peningkatan dan diharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada karena curah hujan masih tinggi,” pungkas Hadi. [](*)

Baca juga: