Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaNewsPendidikanSiswa SD dan...

Siswa SD dan MIN Kunjungi Pameran Foto Seni Ukir

BANDA ACEH – Puluhan siswa dari tiga sekolah di Banda Aceh menyambangi lokasi pameran foto seni ukir dan pahat Aceh pada batu kayu, serta lukisan pada kertas di Taman Seni dan Budaya Aceh, Ahad, 28 Maret 2021.

Pada hari terakhir pelaksanaan pameran tersebut, para siswa yang hadir berasal dari SMPN 17 Banda Aceh, SDN 5 Banda Aceh, dan murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Seutui, Banda Aceh.

Meskipun hari libur akhir pekan, tidak menyurutkan semangat para siswa untuk belajar dengan mengamati foto-foto batu nisan kuno, kaligrafi Aceh, dan ukiran-ukiran kayu pada masa kerajaan Aceh dahulu.

Didampingi guru mereka, para siswa tampak antusias mendokumentasikan, bertanya-tanya seputar foto yang mereka lihat di etalase.

Guru Sejarah Pendidikan Islam MIN 4 Seutui, Banda Aceh, Muslem, S.Pd.I., mengapresiasi kegiatan yang digagas sejumlah budayawan Aceh itu.

Menurut Muslem, dengan adanya pameran pfoto seperti ini para siswa mendapat pembelajaran baru tentang sejarah Islam di Aceh. “Ini menjadi edukasi dan pengetahuan untuk anak-anak, apalagi sudah melihat secara langsung,” kata Muslim.

Dia menambahkan para siswa begitu antusias ketika melihat pameran foto seni ukir dan pahat Aceh tersebut. Para siswa mulai bertanya-tanya seputar apa yang dilihat dalam pameran ini.

Muslem berharap pameran foto ini diselenggarakan setiap tahunnya guna memberikan edukasi kepada para siswa yang akan menjadi generasi masa depan.

“Apalagi yang kita ketahui acara seperti ini adalah acara yang sangat mahal, dan tidak pernah kita temukan di tempat-tempat lain, ini adalah edukasi yang sangat bermanfaat untuk anak-anak kita biar mereka ketahui lebih sejarah-sejarah Aceh,” katanya.

“Bila nanti ada pameran foto seperti ini, kami harap waktu yang diberikan untuk pengunjung dan siswa lebih banyak, tak cukup satu jam, itu terlalu singkat,” tambah dia.

Guru SDN 5 Banda Aceh, Fikra Bayu Zaliqa, menilai pameran foto seni ini sangat menarik karena bisa mengedukasi sejarah Aceh untuk siswa-siswi khususnya di Banda Aceh.

“Kegiatan pameran foto ini sangat bagus. Saya memberikan saran ke depan jika terselenggaranya pameran ini, semoga dikolaborasikan dengan benda-benda yang konkret, jadi anak-anak ini tidak hanya bisa melihat foto saja, tetapi juga bisa melihat langsung bendanya,” ujar Fikra.

Hal serupa disampaikan Rafiah, siswi MIN 4 Seutui. Rafiah mengaku baru kali ini melihat langsung foto nisan kuno Aceh. Dengan diselenggarakannya kegiatan seperti ini, ia dan siswa lainnya mendapat pengetahuan baru tentang sejarah Aceh. [] (*)

Baca juga: