BANDA ACEH – Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kini tengah merawat dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari total 26 PDP terkait virus corona atau Covid-19. Sebanyak 24 lainnya telah kembali ke rumah, dan dinyatakan negatif corona. Mereka melanjutkan isolasi di rumah namun tetap dipantau petugas medis.
“PDP 26 orang, yang sudah dipulangkan 24, dan yang masih dirawat hanya dua orang lagi,” kata Azharuddin, Direktur RSUDZA kepada wartawan saat jumpa pers di rumah sakit itu, Jumat, 20 Maret 2020.
Selain itu, kata Azharuddin, pasien yang sudah diambil swap dan dikirimkan ke Balitbang Kementerian Kesehatan RI di Jakarta untuk pemeriksaan sebanyak 23 orang. Namun, yang baru keluar hasil hanya 11 pasien.
“Pasien yang diswap 23 orang, yang sudah ada hasil 11 orang, dan semuanya negatif,” ujarnya.
Azharuddin menegaskan, semua pasien yang sudah dipulangkan ke rumah masing-masing kondisinya dalam keadaan baik.
“Semua yang pulang terus membaik, kita juga pantau setiap hari perkembangan kondisinya” kata Azharuddin.
Sementara itu, Azharuddin menyebutkan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Aceh tengah menyiapkan regulasi dan SK untuk setiap rumah sakit di kabupaten/kota di Aceh. Nantinya, setiap daerah bakalan ada Person In Charge (PIC) yang akan berkomunikasi dengan petugas PIC di RSUD Zainoel Abidin.
“Jadi, sebelum mengirim kemari pasti ada dokter paru atau dalam yang memeriksa pasien. Kalau layak rujuk, maka baru dirujuk ke Banda Aceh. Sehingga tidak berbondong-bondong dirujuk ke Zainal Abidin,” tuturnya.[]



