Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerstatus ODP, Tenaga...

Berstatus ODP, Tenaga Medis RSUD Subulussalam Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh

SUBULUSSALAM – Satu pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP) yang merupakan petugas medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Informasi ini diperoleh portalsatu.com dalam salinan kopian surat pemberitahuan perkembangan Covid-19 atau virus corona. Surat dari RSUD itu ditujukan kepada Wali Kota Subulussalam cq. Dinas Kesehatan  tertanggal 18 Maret 2020.

Surat ditandatangani Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika itu menjelaskan dalam sebulan terakhir BLUD RSUD telah merawat pasien sakit setelah melakukan perjalanan pulang dari melaksanakan ibadah umrah. 

Pasien tersebut mengalami gejala klinis yakni infeksi gangguan saluran pernapasan dikategorikan pasien dalam pengawasan (PDP). Sejumlah tenaga kesehatan baik medis maupun pramedis dari RSUD telah melakukan kontak erat dengan pasien yang telah dirawat itu, saat ini berstatus orang dalam pantuan (ODP).

Tiga petugas RSUD Kota Subulussalam telah berstatus ODP, satu di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk penanganan isolosi lebih lanjut.

Humas Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 RSUD sekaligus juru bicara Pemko Subulussalam, dr. Diana Dewi membenarkan satu orang pasien ODP dirujuk ke Banda Aceh untuk antisipasi. Pasien tersebut bersedia dirujuk setelah mendapat saran dan anjuran dari pihak rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatannya.

“Itu saran kita kepada pasien supaya waspada, semua yang ODP dianjurkan rujuk, termasuk pasien yang telah dirawat inap kemarin, kita anjurkan dirujuk,” kata Diana Dewi.

“Kalau sudah dirujuk kita ngak waspada lagi, mudah-mudahan hasilnya negatif,” kata Diana Dewi menambahkan.

Diana Dewi menjelaskan dalam percegahan pandemi global ini diharapkan kesadaran dan proaktif masyarakat, jika menemukan gejala segera lapor ke fasilitas kesehatan. Begitu juga masyarakat yang baru pulang berpergian dari daerah terjangkit virus corona seperti Medan, supaya mengisoliasi diri di rumah masing-masing.

“Orang itu statusnya ODP, lapor sama Dinkes, supaya dalam pantauan Dinkes, kalau ada gejala berobat ke rumah sakit, jika agak berat gejalanya kita anjurkan supaya dirujuk. Jadi untuk memutuskan mata rantai penyebaran corona ini masyarakat juga harus aktif,” ungkap Diani Dewi.

Diana Dewi mengingatkan masyarakat agar jangan sepele terhadap epidemi global ini, karena bisa menular kepada siapa saja. Bagi warga yang menemukan gejala seperti demam tinggi, batuk, flu, sesak pernapasan dianjurkan segera berobat ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.[]

Baca juga: