BANDA ACEH – Mengantipasi merebaknya virus corona (COVID-19) di Aceh, pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara mandiri. Penumpang dapat memegang alat pengukur suhu tubuh, thermometer infrared yang disediakan petugas pelabuhan.
Setiap penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Balohan Ulee Lheue lebih dahulu mengecek suhu tubuh. Setiap pintu masuk ruang tunggu Pelabuhan Ulee Lheue, disediakan dua thermometer infrared dan handsanitizer.
Setelah melakukan pengecekan suhu tubuh, penumpang menunjukan hasil suhu tubuh mereka kepada petugas piket. Jika hasilnya normal, penumpang tersebut dipersilakan masuk ke ruang tunggu pelabuhan.

Koordinator Kantor Kesehatan Wilayah Kerja Pelabuhan Ulee Lheue, Fery Irawan menyebutkan, fasilitas tersebut sengaja disediakan untuk pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Ulee Lheue agar mereka dapat memeriksa suhu tubuhnya sendiri.
“Jadi ini lebih ke kesadaran dari masyarakat dan inisiatif seluruh pengguna jasa untuk dapat memeriksa suhu tubuh sendiri. Kita hanya menyediakan fasilitas untuk dapat melakukan deteksi suhu tubuh (penumpang) secara mandiri,” ucap Fery, Kamis, 13 Maret 2020.
Fery menjelaskan, pengecekan suhu tubuh secara mandiri mulai diberlakukan hari ini dan seterusnya. Ia juga mengatakan, bila ada penumpang yang diduga suhu tubuhnya melebihi batas normal, pihaknya akan merujuk penumpang tersebut ke ruangan khusus di pelabuhan, untuk kemudian dilakukan pemeriksaan.
“Kita ada layanan promkes, masyarakat juga tahu cara penanganan sendiri, jika ada (suhu tubuh di atas normal) sudah kita siapkan tempatnya,” ujar Fery.[](Razi)





