LHOKSEUMAWE – Aradio Lhokseumawe sudah dua hari tidak dapat on air lantaran peralatan radio rusak akibat tegangan tinggi arus listrik disebabkan pohon tumbang menimpa trafo dan kabel listrik PLN di dekat stasiun radio ini, Jalan Samudera, Desa Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Sabtu, 10 Juni 2023, malam.

“Pohon yang berada di samping stasiun radio kami, tepatnya di depan kios warga, tumbang ke tiang atau trafo PLN dan kabel listrik di depan kios tersebut akibat dihempas angin kencang. Dampaknya, seluruh perangkat dari komputer radio sampai pemancar radio meledak total akibat tegangan tinggi dari arus listrik,” kata Manajer Siaran Aradio Lhokseumawe, Yuswaldi, dalam keterangannya, Senin, 12 Juni 2023.

Menurut Yuswaldi, kejadian tersebut membuat stasiun radio tertua di Lhokseumawe ini yang berdiri sejak tahun 1982 silam—sebelumnya bernama Radio Adyemaja 103.5 Fm—mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Dan radio kami tidak bisa on air lagi,” ucapnya.

Aradio berharap pihak PLN dan Pemko Lhokseumawe agar memberikan kepedulian terhadap dampak bencana alam atau musibah yang dialami radio publik ini. “Karena Aradio setiap hari memberikan pelayanan dalam bentuk voice, baik itu berita, hiburan, sosialisasi, dan lain-lain, untuk masyarakat tentunya,” ujar Yuswaldi.[](ril)