Jumat, Juli 26, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita SubulussalamPeresmian Gapura Tauhid...

Peresmian Gapura Tauhid Sufi Syekh Hamzah Fansuri di Kota Subulussalam

SUBULUSSALAM – Gapura Tauhid Sufi Syekh Hamzah Fansuri di Kota Subulussalam dirersmikan langsung Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf lndonesia (MPTT-l) Asia Tenggara Abuya Syekh H. Amran Wali Al-Khalidi, Kamis, 18 Mei 2023.

Gapura tersebut berada di Jalan Sekh Hamzah Fansuri, Desa Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti Gapura Tauhid Sufi Syekh Hamzah Fansuri disaksikan Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E bersama Forkopimda Kota Subulussalam.

Affan Alfian dalam kesempatan itu, mengatakan masyarakat Subulussalam beruntung karena di Bumi Sada Kata ini ada pusara ulama besar yang sangat tersohor pada zamannya yaitu Allah Yarham Syekh Hamzah Fansuri.

“Kita sangat beruntung bahwa di bumi Sada Kata ini ada pusara ulama besar dan sangat terohor pada zamannya yaitu Allah Yarham Syekh Hamzah Fansuri,” kata Affan Alfian.

Affan Alfian mengaku sangat yakin bahwa keberkahan dari sosok ulama kharismatik Aceh tersebut meliputi kondisi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat kondisi daerah tetap damai, tenang dan penuh keharmonisan.

“Kalaupun ada gesekan itu hanya sekedar dinamika dalam kehidupan bermasyarakat,” sebut Affan Alfian.

Pada hari ini, kata Walkot harmonisasi itu sangat bisa rasakan. Pembangunan  gapura yang saat ini  diresmikan bersama Abuya Syekh H. Amran Wali merupakan hasil derma dan kontribusi bersama dari berbagai pihak.

“Demi kecintaan kita kepada agama dan ulama kita rela menepiskan perbedaan yang ada untuk menggapai sebuah tujuan,” kata wali kota.

Affan Alfian sangat mengharapkan bahwa harmonisani dan persatuan ini terus dipupuk dan dipertahankan dalam membangun Kota Subulusssalam yang relegius dan berkeadaban. Kontestasi politik yang sebentar lagi dihadapi jangan sampai menjadikan masyarakat terbelah, saling menjatuhkan, saling hasut dan saling merendahkan satu sama lain.

“Kita harus dewasa menyikapi segala hal yang berkembang. Kontestasi politik hanyalah bersifat sementara sedangkan silaturrahmi dan kekeluargaan tanpa membedakan suku dan adat dan istiadat adalah suatu yang harus dilestarikan selamanya,” tegas Affan Alfian.

Walkot Affan Alfian mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas partisipasi dan dukungannya dalam membangun Kota Subulussalam, semua diharapkan bisa berperan sesuai dengan kapasitas dan potensi yang dimiliki. Pembangunan gapura Syekh Hamzah Fansuri ini, kata Walkot Affan Alfian menjadi bukti kebersamaan itu.

Kepada Abuya Syekh H. Amran Wali Damat Barakatuh, Wali Kota Affan Alfian juga mengucapkan terima ksasih yang tiada terhingga atas bimbingan yang ikhlas kepada masyarakat Kota Subulussalam selama ini.

“Bimbingan yang kami peroleh menumbuhkan rasa cinta dalam kehidupan kami, bahwa demi sebuah cita-cita yang luhur kita harus tabah dan sabar menghadapi berbagai macam tantangan baik dari dalam diri sendiri maupun dari luar,” kata wali kota.

“Terima kasih Abuya, jangan pernah bosan mengingatkan dan membimbing kami kepada yang lebih baik. Kami adalah murid Abuya dan semoga tidak pernah mengecewakan Abuya. Kalau pun ada tingkah laku kami yang dipandang tidak patut, selaku murid Abuya mohonlah kami dimaafkan,” ucap Affan Alfian.[]

Baca juga: