BLANGKEJEREN – Satu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0113/GLyang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa Porang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues ternyata positif coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penangana Covid-19 Gayo Lues, Dr Safwan, Jumat, 18 September 2020 dalam konferensi pers di gedung Balai Musara. “Saat ini, orang-orang yang kontak erat dengan Almarhum sedang dilakukan pengambilan sempel swab untuk dikirimkan ke Lab Unsyiah Banda Aceh,” jelasnya.

Safwan mengungkapkan, jumlah pasien positif Covid-19 di Gayo Lues berdasarkan hasil swab berjumlah 31 orang. 15 orang masih dalam perawatan, 9 orang dikarantina di gedung Balai Latihan Kerja (BLK), dan 6 orang dirawat di RSU Muhammad Ali Kasim. Jumlah tersebut kemukinan bisa bertambah karena 50 sampel swab yang dikirim ke Laboratorium Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk diperiksa belum keluar hasinya.

Safwan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pemakaman almarhum dengan menerapkan protokol kesehatan. “Virus tidak akan menyebar kemana pun, karena jenazah sudah dibungkus plastik. Petugas pemakaman jenazah penderita Covid-19 juga akan di-SK-kan dan akan diberikan insentif menggunakan anggaran daerah,” ungkapnya.

Melihat data pendirita Covid-19 yang terus melonjak, menurut Safwan itu menunjukan ada masalah dengan protokol kesehatan di Gayo Lues, karena dari beberapa orang yang positif Covid-19, sumbernya hanya dari beberapa keluarga saja.

“Kami menghimbau, dan kami berharap, patuhilah protokol kesehatan secara disiplin, Insyaallah kita bisa melakukan pemutusan mata rantai Covid-19 ini, tetapi jika masyarakat tidak patuh dan tidak disiplin memakai masker dan mencuci tanggan, kasus Covid-19 ini sulit diberantas,” harapnya.[]