MEDAN – Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi tetap aman tanpa jeda. Seluruh operasional Terminal BBM dijalankan penuh selama 24 jam demi menjaga distribusi tetap lancar.

Melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri, aktivitas di Terminal BBM berlangsung tanpa henti, mulai dari proses penerimaan, penimbunan, hingga penyaluran ke berbagai daerah. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di momen krusial.

Untuk mendukung distribusi yang optimal, Pertamina Sumbagut mengoperasikan 14 Terminal BBM, 1 Terminal LPG, 5 Integrated Terminal BBM & LPG, serta 12 Aviation Fuel Terminal yang tersebar di berbagai wilayah.

Group Head Operation, Basuki Santoso, Kamis, 26 Maret 2026, mengatakan, bahwa kesiapan tersebut ditopang oleh tim operasional yang bekerja penuh selama periode Satgas.

“Dengan infrastruktur yang tersebar luas, tim kami tetap siaga memastikan seluruh proses berjalan aman dan lancar, sehingga kebutuhan energi masyarakat, khususnya saat Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik,” kata Basuki.

Di balik kelancaran distribusi energi, terdapat dedikasi para pekerja terminal yang tetap bertugas secara bergantian, bahkan di hari raya. Mereka menjadi garda terdepan dalam memastikan pasokan energi tetap tersedia saat kebutuhan masyarakat meningkat tajam.

Area Manager Communication, Relations & CSR, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebutkan, kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan Pertamina.

“Kami memastikan distribusi energi terus berjalan tanpa henti, termasuk saat lebaran. Ini didukung oleh kesiapan para pekerja yang menjalankan operasional secara optimal,” ujar Fahrougi.

Melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, kata Fahrougi, Pertamina terus memperkuat pengawasan dan operasional demi menjamin distribusi energi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

“Komitmen ini menjadi bukti bahwa di tengah momen kebersamaan, pasokan energi tetap terjaga untuk seluruh masyarakat,” ungkap Fahrougi.[]