ACEH UTARA – Polres Aceh Utara berhasil menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah. Selama operasi berlangsung, arus lalu lintas di sejumlah titik terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Operasi yang digelar pada 13 hingga 25 Maret 2026 itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya. Hasilnya, angka kecelakaan lalu lintas pun sangat minim, dengan hanya satu kejadian yang mengakibatkan dua orang luka ringan, tanpa korban jiwa.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kasat Lantas Iptu Sofyan Kurniawan, kepada portalsatu.com/, Jumat, 27 Maret 2026, mengatakan keberhasilan ini hasil kerja sama semua pihak dalam menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur nasional Medan–Banda Aceh serta titik-titik keramaian lainnya.
“Alhamdulillah, sejak Ramadan hingga puncak Idulfitri, Operasi Ketupat berjalan sukses. Personel kami secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan rawan padat seperti Kota Lhoksukon, Pantonlabu, dan sejumlah lokasi strategis lainnya,” kata Sofyan.
Sofyan menyebut pengamanan tidak hanya difokuskan di pos-pos operasi, tetapi juga melalui patroli rutin di jalur nasional Medan–Banda Aceh serta kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat. Seperti di pantai Kecamatan Seunuddon dan Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas, juga menjadi titik keramaian.
"Dengan keberhasilan ini, Operasi Ketupat Seulawah di Aceh Utara dinilai efektif dalam memberikan rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat selama momen mudik dan perayaan Idulfitri. Dan, tidak ada korban jiwa selama kegiatan ini," ujar Sofyan.
Sebelumnya, Satlantas Polres Aceh Utara telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan kemacetan, di antaranya Gampong Bintang Hu di Kecamatan Lhoksukon serta Simpang Empat Kuta Lhoksukon. Sementara di wilayah Pantonlabu, kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di Simpang Empat Kota Pantonlabu.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polres Aceh Utara juga mendirikan dua pos utama, yaitu Pos Pelayanan di Kota Lhoksukon dan Pos Pengamanan di Pantonlabu.[]




