Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaPesawat C-17 US...

Pesawat C-17 US Air Force yang Tiba di Aceh Mengalami Permasalahan Dua Kali

BANDA ACEH – Pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) jenis C-17 yang tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Selasa, 4 April 2017, sore, membawa mesin sempat mengalami permasalahan dan singgah di beberapa negara untuk perbaikan.

Komandan Lanud SIM Kolonel Penerbang Suliono mengatakan, pesawat C-17 yang take off dari Washington DC sempat mengalami beberapa kali permasalahan dan singgah di Alaska dan Jepang.

“Rute mereka sebetulnya kemarin (Senin) berangkat dari Washington DC, kemudian ke Alaska. Di Alaska kebetulan ada trouble pesawat sehingga harus menginap di sana. Harusnya Alaska langsung ke Jepang, Jepang langsung ke sini. Cuma karena di Alaska trouble, menginap setelah itu besoknya ke Jepang. Di Jepang pun ternyata saat akan menuju ke Aceh terjadi masalah dengan pesawat ini juga. Artinya menginap lagi, tertunda sampai beberapa lama baru hari ini mereka bisa sampai ke sini,” kata Danlanud Suliono, Selasa, 4 April 2017.

Sebelumnya Danlanud Suliono pernah mendapatkan informasi bahwa pesawat itu akan tiba tanggal 29 Maret 2017. Namun ditunda hingga 1 April 2017 karena susahnya mendapatkan mesin pesawat Boing 707. (Baca: Kata Danlanud SIM Soal Pesawat Militer AS Bawa Tim Perbaikan Mesin)

Baru pada 4 April 2017 pesawat itu tiba di Bandara SIM membawa por plit dan mesin pesawat serta 14 mekanik. (Baca: Pesawat C-17 Militer Amerika Serikat Tiba di Aceh)[]

Baca juga: