SIGLI – Kontingen Kabupaten Pidie mulai menunjukkan kekuatan dalam ajang Pra-Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) 2026. Sejumlah cabang olahraga sukses menorehkan prestasi membanggakan, mulai dari meloloskan atlet ke PORA Aceh Jaya hingga memborong medali dari berbagai nomor pertandingan.
Pada cabang olahraga wushu, enam atlet terbaik Pidie dipastikan lolos ke PORA Aceh Jaya usai tampil impresif pada Pra-PORA yang berlangsung di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, 9 hingga 14 Mei 2026.
Keenam atlet Wushu Sanda Pidie yang berhasil mengamankan tiket PORA yakni M. Akbar Patra di kelas 65 kilogram putra, Habibusyaraf kelas 56 kilogram putra, Muhammad Afdal kelas 70 kilogram putra, Istina Ginting kelas 52 kilogram putri, Khalil di kelas 60 kilogram putra, serta Rivail kelas 75 putra.
Keberhasilan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Pidie. Para atlet muda tampil penuh semangat dan mampu bersaing ketat dengan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Sementara itu, cabang olahraga kempo juga menorehkan hasil membanggakan dengan mengoleksi total 14 medali pada Pra PORA 2026. Kontingen Kempo Pidie berhasil membawa pulang tiga medali emas, lima perak, dan enam perunggu.

Ketua KONI Pidie, Muhammad, S.PdI., Rabu, 20 Mei 2026, mengatakan hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi PORA mendatang meski belum sepenuhnya sesuai target.
Menurutnya, peluang menambah satu emas sebenarnya sempat terbuka. Namun salah seorang atlet mengalami cedera sehingga tidak dapat tampil maksimal pada pertandingan penentuan dan harus puas meraih medali perunggu.
Tak kalah gemilang, cabang olahraga taekwondo juga tampil impresif dengan memborong sejumlah medali dari nomor kyorugi maupun poomsae. Dari 23 atlet yang diturunkan, hanya tiga atlet yang gagal lolos ke PORA Aceh Jaya 2026.
Tiga medali emas berhasil dipersembahkan Rama, Ryan, dan Zakirna yang tampil dominan di kelas masing-masing. Selain itu, Pidie juga meraih tiga medali perak serta empat medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan.
Medali perak diraih Rizky, Renza, dan tim poomsae beregu putra yang diperkuat Hedyan, Zayyan, serta Zaidan. Sementara medali perunggu disumbangkan Zakiaturrahmi, Vanesa, Salsa, serta tim poomsae beregu putri yang dihuni Siti, Azzalia, dan Fataya.

Muhammad menegaskan seluruh capaian pada Pra-PORA harus menjadi motivasi agar para atlet lebih giat berlatih dan mampu mempertahankan prestasi pada PORA mendatang.
Menurutnya, Pidie sebagai juara umum PORA 2022 memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahankan gelar pada PORA Aceh Jaya 2026.
“Kita target juara umum dan harus dipertahankan. Maka semua atlet harus memberikan hasil terbaik agar target juara umum bisa terwujud,” tegas Muhammad.
Berikut sejumlah cabang olahraga dan atlet Pidie yang lolos hasil Pra-Pora yang digelar pada Mei 2026:
1. Taekwondo 23 atlet
2. Kempo 16 atlet
3. Muaythai 15 atlet
4. Wushu 6 atlet
5. Bulu tangkis 7 atlet
6. Tenis Lapangan 5 atlet
7. Gastrack 2 atlet
8. Silat 8 atlet

Sementara sejumlah cabang olahraga lainnya, di antaranya Tarung derajat, road race, menembak, volly indor dan pasir akan dijadwalkan perlombaan pada Juni dan Juli mendatang.[]








