Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita SubulussalamPihak Manajemen RSUD...

Pihak Manajemen RSUD Kota Subulussalam Sebut Insentif Dokter Spesialis Dibayar September ini

SUBULUSSALAM – Pihak Manajemen BLUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memastikan pembayaran insentif dokter spesialis, tenaga medis dan tenaga penunjang lainnya di rumah sakit itu akan dibayar pada September ini.

“Kami sudah mendapat informasi dari pihak keuangan itu akan segera dibayarkan dalam waktu dekat ini,” kata Kabag Tata Usaha RSUD Kota Subulussalam, Satria Darma, S.K.M., M.K.M dalam konferensi pers di BLUD RSUD Kota Subulussalam, Sabtu, 9 September 2023.

Menurutnya, pengajuan penarikan dana tersebut sedang diproses di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Subulussalam diusahakan cair di pertengahan bulan ini atau paling telat akhir September. “Saya pastikan dibayar bulan ini, paling telat akhir September,” tegas Darma.

Baca Juga: RSUD Kota Subulussalam Pastikan Pelayanan Medis Berjalan Seperti Biasa

Darma menyebutkan proses pengajuan ini dilakukan bukan karena reaktif setelah terjadi aksi mogok sejumlah dokter spesialis dan inspeksi mendadak (Sidak) Wakil Wali Kota Subulussalam, tapi memang sudah menjadi kewajiban pihak manajemen memaksimalkan proses keuangan bisa cepat dibayar kepada tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Kota Subulussalam.

“Karena sudah diajukan sebelumnya, diharapkan dengan akan segera dibayarnya insentif ini tidak ada lagi aksi2 mogok karena ini saya pastikan akan segera dibayar di September ini,” tutur Darma.

Terkait aksi mogok sejumlah dokter pada Jumat kemarin, Darma juga memastikan bahwa proses pelayanan medis kepada masyarakat berjalan seperti biasa dapat dilihat kondisi di lapangan pasien-pasien mendapat penanganan dengan baik, karena hanya beberapa dokter spesialis saja yang melakukan aksi mogok.

Darma pun memaklumi tindakan tersebut mungkin bagian atau cara mereka (dokter spesialis) untuk menyampaikan aspirasi karena insentif telat dibayar akibat kondisi keuangan daerah menyebabkan keterlambatan pembayaran insentif Dokter Spesialis hingga tenaga penunjang lainnya.

“Kita sudah sampaikan ke pihak Dokter Spesialis bahwa proses pengajuan sedang berlangsung, mohon bersabar. Mungkin mereka banyak mendegar dari pihak2 luar maka terjadi miskomunikasi dan melakukan tindakan (mogok) untuk menyampaikan aspirasi,” kata Darma.

Humas RSUD Kota Subulussalam, Nurdin Kombih didampingi Tim Ahli RSUD Nabuala Halawa. Foto: portalsatu.com

Humas RSUD Kota Subulussalam, Nurdin Kombih didampingi Tim Ahli RSUD mengatakan pada Jumat kemarin Waki Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, M.A.P melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit saat beberapa dokter spesialis mogok kerja.

Di hadapan Salmaza, Nurdin mengaku sudah menyampaikan meskipun ada beberapa Dokter Spesialis tidak masuk kerja namun proses pelayanan tetap berjalan seperti biasa karena ada dokter umum yang standby menggantikan, sehingga pasien tetap tertangani dan mendapat pelayanan medis.

 

Direktur RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika Pinem menambahkan pelayanan medis normal seperti biasa, di poli rawat jalan tetap berjalan dibantu dokter umum. Pada saat Wakil Wali Kota Subulussalam sidak pada Jumat kemarin, bertepatan beberapa poli jadwal dokter spesialisnya tidak buka, dan pelayanan urgent tetap buka seperti biasa.

“Ada beberapa poli klinik Kamis dan Jumat jadwal dokter spesialisnya itu memang tidak buka, dan pelayanan urgent tetap buka seperti biasa,” kata dr. Dewi menjelaskan.[]

 

 

Baca juga: