BLANGKEJEREN – Pimpinan dan anggota Dewa Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues menuding PT. Hutama Karya lamban menagani jalan longsor dari Gayo Lues ke Aceh Tenggara, pasalnya, 23 hari pascabanjir, jalan tersebut masih belum bisa dilintasi kendaraan membawa BBM ke Gayo Lues.
Salah seorang anggota DPRK Gayo Lues H. Ibnu Hasim, Kamis, 18 Desember 2025, mengatakan PT. Hutama Karya sangat lamban menagani pemulihan jalan Blangkekeren-Rumah Bundar. Sehingga warga Gayo Lues menjadi kesulitan mendapatkan BBM, Gas, dan barang kebutuhan lainya.
“Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, jalan dari Gayo Lues menuju Aceh Tenggara baru dapat dilewati baru sampai Desa Pungke Jaya,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Saat ini kata Ibnu Hasim, jumlah alat berat yang diturunkan PT. HK ke lokasi longsor dan jalan amblas sangat sedikit, dan sangat tidak sebanding dengan jumlah titik longsor dan banyaknya yang harus dikerjakan.
“Alat berat yang diturunkan ke lokasi penaganan jalan juga yang sakit, dan sangat memprihatinkan sangat kita lihat,” ujarnya.
Untuk itu, pimpinan dan anggota DPRK Gayo Lues meminta kepada PT. Hutama Karya menurunkan alat berat yang cukup, agar pengerjaan jalan tersebut bisa rampung sebel mas adarurat ke Dua tanggal 24 Desember 2025 berakhir.[]




