BLANGKEJEREN – Jalan lintas nasional menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara belum normal pascabanjir dan tanah longsor. Akses itu masih kerap terjadi longsor hingga banyak kendaraan terjebak berhari-hari.

Penanganan jalan lintas nasional itu dipercayakan pemerintah kepada PT Hutama Karya (HK). Akan tetapi, kondisi di lapangan tidak ada satu alat beratpun yang dibawa PT HK untuk menangani jalan longsor tersebut.

Keadaan ini membuat masyarakat Gayo Lues geram terhadap PT HK yang hanya mengandalkan alat berat warga lokal saja, dan tidak maksimal bekerja dalam penanganan jalan longsor tersebut.

Salah seorang warga Gayo Lues, Ramadan, Minggu, 4 Januari 2026, mengatakan banjir dan longsor sudah lebih 30 hari lalu terjadi di Gayo Lues, tetapi kondisi jalan lintas nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara tak kunjung normal.

“Penanganan yang dilakukan PT Hutama Karya sangat lambat. Seharusnya perusahan itu membawa 10 alat berat ke jalan lintas nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara untuk melakukan perbaikan. Ini malah menyewa alat berat warga lokal yang kita nilai tidak maksimal bekerja menerobos jalan longsor,” katanya.

Ramadan meminta Presiden RI agar menegur pimpinan PT HK agar segera memobilisasi alat berat ke jalan lintas nasional Gayo Lues-Agara.

“Perlu Bapak Presiden Prabowo ketahui, jalan lintas nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara itu satu-satunya akses warga untuk membawa bahan bangunan, BBM, dan sembako dari Medan ke Gayo Lues. Begitu juga sebaliknya, hasil bumi dari Gayo Lues hanya melalui jalur itu dijual ke Medan. Jika tidak segera diperbaiki, warga Gayo Lues yang akan terus melarat,” ujarnya.

Akibat PT HK lambat menangani jalan longsor tersebut, saat ini harga kebutuhan pokok di Gayo Lues terus melambung. Bahan bangunan kosong di toko, dan pemerintah daerah tidak bisa melakukan perbaikan jalan dan persawahan warga lantaran mobil angkut BBM tidak bisa masuk.

Tiga puluh hari pascabanjir dan tanah longsor, sebagian desa di Kabupaten Gayo Lues masih terisolasi lantaran jembatan putus, listrik masih padam total, dan jaringan internet Telkomsel belum pulih.[]