BLANGKEJEREN – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues mengaku sangat mengapresiasi tim gabungan yang menemukan dan memusnahkan ganja siap panen di Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Selasa, 26 Agustus 2023. Penanaman ganja di Gayo Lues kembali dilakukan warga disinyalir akibat beberapa faktor.

Menurut H. Ibnu Hasim selaku Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, Rabu 27 September 2023, mengatakan tanaman ganja sudah mulai tumbuh kembali di Gayo Lues yang ditandai dengan ditemukanya ladang ganja siap panen hingga dilakukan pemusnahan oleh tim gabungan.

“Menurut saya, tumbuhnya kembali tanaman ganja di Gayo Lues disebabkan beberapa faktor, di antaranya akibat turunya beberapa harga komoditi hasil pertanian masyarakat, seperti minyak sere dari harga Rp350 ribu per Kg menjadi Rp120 ribu per Kg, harga getah pinus dari Rp8 ribu per Kg turun menjadi Rp5 ribu per Kg, dan disusul turunya harga Bawang, Cabai dan yang lainya,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Ibnu Hasim mengakui sudah banyak upaya pemberantasan yang dilakukan oleh beberapa pihak terkait, seperti penyuluhan, bantuan ekonomi, hingga tindakan penegakan hukum. Namun barang haram ini masih ditanam oleh warga tertentu.

Meski demikian, salah satu pimpinan DPRK Gayo Lues ini menegaskan semua pihak harus terus berupaya agar masyarakat sadar atas bahaya yang diakibatkan oleh tanaman ganja tersebut.

Di ujung tulisan mantan Bupati Gayo Lues dua periode ini yang dikirimkan ke Wartawan, ia menyelipkan kata-kata pertanyaan, “Ada hal yang sangat menarik, setiap penemuan ladang ganja selalu umur tanaman dalam keadaan siap untuk dipanen dan pejabat baru,” ujarnya.[]