LHOKSUKON – Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, AP., M.Si., menyatakan pihaknya akan fokus terhadap pengentasan kemiskinan di kabupaten ini. Salah satu program diprioritaskan adalah pembangunan rumah untuk kaum duafa.

“Tetapi untuk mengurangi angka kemiskinan itu tentunya tidak hanya dari segi pembangunan rumah, termasuk penyediaan lapangan kerja serta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga harus kita pikirkan. Jadi, masalah kemiskinan ini memang semua ada keterkaitan antara satu sektor dengan yang lainnya,” kata Azwardi kepada para wartawan usai Coffee Morning di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, di Lhoksukon, Senin, 29 Agustus 2022.

Azwardi mengatakan untuk meningkatkan sinergitas dalam pembangunan dan kemajuan daerah, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Aceh Utara ke depan. “Terutama dalam pengentasan kemiskinan, peduli stunting, dan pemberdayaan masyarakat,” ucapnya.

Dia turut memberikan tanggapan soal kasus pembangunan rumah bantuan untuk fakir dan miskin pada Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara tahun anggaran 2021 yang sedang ditangani kejaksaan.

“Itu lebih kepada personalnya (orang-orang yang terlibat). Artinya, perbuatan melawan hukum kan dari pribadi, bukan secara instansi maupun lembaga. Itu masih dalam proses pendalam oleh pihak penegakan hukum. Mereka yang bermasalah maka fokus untuk menyelesaikan masalah,” kata Azwardi menjawab portalsatu.com/.

Menurut Azwardi, meskipun aparat penegak hukum sedang menangani kasus tersebut, tapi pekerjaan pemerintah untuk kepentingan masyarakat, yakni membangun rumah kaum duafa, tidak boleh berhenti. Dia menyebut pembangunan rumah bantuan untuk fakir dan miskin dengan dana zakat yang dikelola Baitul Mal tetap akan berjalan.

“Saya meminta kepada para pihak bisa mencari formula yang terbaru untuk proses pengadaan di Baitul Mal itu sendiri. Artinya, secara aturan tidak menyalahi, dan penerima manfaat juga bisa menerima bantuan dari Baitul Mal. Kita berharap masyarakat pun jangan ada yang kegelisahan. Untuk tahun 2022 ini ada beberapa unit yang sudah difinalkan atau dilanjutkan,” ujar Azwardi.

Baca: Begini Tanggapan Pj Bupati Aceh Utara Soal Kasus Rumah Bantuan Baitul Mal.[]