SUBULUSALAM – Warung Nasi Anis yang ada di Desa Pasar Rundeng, Kecamatan Rundeng dikenal memiliki masakan khas daerah yang diproses secara tradisional menggunakan kayu api. Rasanya yang super nikmat dan lezat memanjakan lidah pengunjung, membuat warung ini banjir orderan.
Kali ini, Warung Anis kedatangan tamu spesial yakni Pj Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag., M.Si bersama Dandim Letkol Inf Un Wahyu Nugroho dan Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., serta sejumlah penjabat kepala SKPK untuk menikmati makan siang masakan khas kampong.
Azhari dan rombongan tiba di Warung Anis sekitar pukul 11.45 WIB usai meninjau Gudang Bulog dilanjutkan blusukan di Pasar Harian di Kecamatan Simpang Kiri untuk mengecek harga bahan pokok dan stabilitas harga jelelang Lebaran Idul Adha 1445 H.
Untuk sampai ke tempat kuliner tersebut, Azhari bersama rombongan harus menempuh perjalanan sekitar 20 menit atau menempuh jarak sekitar 16 kilometer dari pusat kota di Kecamatan Simpang Kiri.
Setibanya di Warung Nasi Anis, Azhari dan rombongan disuguhkan lauk pauk khas kampong beragam menu andalan seperti Ikan Lele Panggang Sambal Pacak, dan ikan jurung atau ikan merah dalam bahasa setempat.
Lalu ada sambal khas daerah yang dicampur santan, sambal terasi, pucuk rotan atau dalam bahasa setempat disebut Simboling dan Pangkat.
Lalu ada juga, Gulai Ikan Baung termasuk gulai ikan lainnya dimasak dengan sangat lezat. Bumbunya tidak banyak tapi karena dimasak dengan menggunakan kayu api sehingga santannya tidak pecah.
Begitu pula dengan ikan panggang yang sangat empuk, ikan lele goreng yang sangat gurih dan lezat dan beragam menu lauk lainnya.
Di Warung Anis yang tampil sederhana dengan konstruksi kayu dan papan ini, Pj Wali Kota Azhari bersama Forkopimda menyantap makanan khas daerah yang begitu lezat dan nikmat dimasak menggunakan kayu api.
“Rasanya enak sekali,” kata Azhari saat menyantap makanan tradisional khas daerah yang berada tak jauh dari Jembatan Rundeng itu, Selasa, 11 Juni 2024.
Azhari duduk di antara Kapolres Yhogi Hadisetiawan dan Kadis Pangan H. Badalsyah, sedangkan Dandim berada di kursi depan berhadapan dengan Azhari. Sambil menikmati makanan, Badalsyah sesekali menjelaskan kepada Azhari bahwa makanan di Warung Anis sangat lezat di antara warung-warung nasi masakan kampong lainnya yang ada di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.
Karena itu, meski pun Warung Nasi Anis jauh dari pusat kota, namun tetap ramai pengunjung, apalagi di akhir pekan atau hari weekend Sabtu dan Minggu. Pengunjung yang datang terlambat, mereka tak kebagian menu andalan yang ada di Warung Nasi Anis.[]






