LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, A. Hanan, melepas kontingen atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Provinsi Aceh di Aceh Timur. Saat pelepasan di halaman Kantor Wali Kota, Sabtu, 6 Juli 2024, A. Hanan membakar semangat para atlet agar optimis mampu merebut juara.

Pemko Lhokseumawe membawa 148 atlet, 38 ofisial, dan empat tenaga medis. Para atlet Lhokseumawe akan bertanding di 16 cabang olahraga alias semua cabor yang dipertandingkan di Popda 2024.

Pelepasan tersebut tanda dimulainya perjuangan para atlet Lhokseumawe untuk menjadi yang terbaik di event olahraga pelajar tingkat Provinsi Aceh.

Pj. Wali Kota A. Hanan menyampaikan bahwa Popda bukan hanya ajang pertandingan, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan, menjalin persahabatan, dan mengharumkan nama Kota Lhokseumawe di mata Aceh.

A. Hanan memotivasi semua atlet supaya rasa percaya diri mereka semakin mantap. “Tahun ini, kita menargetkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Saya yakin dengan persiapan yang matang, latihan yang disiplin, dan semangat juang yang tinggi, para atlet Lhokseumawe mampu meraih prestasi maksimal,” ujarnya.

“Bermainlah dengan penuh semangat dan pantang menyerah, tunjukkan kemampuan terbaik kalian, dan jaga nama baik Kota Lhokseumawe,” pesan A. Hanan.

Tak lupa, A. Hanan mengingatkan para atlet menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

Pemko Lhokseumawe akan selalu memberikan dukungan penuh kepada para atlet dan pelatih. “Kepada para atlet yang berprestasi, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan memberikan apresiasi yang setimpal,” tutur A. Hanan.

Cabang olahraga diikuti atlet Lhokseumawe adalah sepak bola, karate, atletik, taekwondo, bola voli, bola basket, sepak takraw, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, panahan, tinju, tarung derajat, kempo, anggar, dan pencak silat.

Acara pelepasan kontingen Kota Lhokseumawe turut dihadiri Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Maxalmina, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Anwar Ali, Staf Ahli Wali Kota Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama, Mehrabsyah, Kepala Disporapar Ramli, dan Kepala Disperindagkop-UKM Mohammad Rizal.[](*)