SUBULUSSALAM – Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari mengajak masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilih pada Pilkada Subulussalam, Rabu 27 November 2024.
Hal ini disampaikan Azhari agar masyarakat berbondong-bodong datang ke TPS memilih calon wali kota dan wakil wali kota Subulussalam, yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat di bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk datang ke TPS dan mencoblos, untuk menentukan masa depan kita, memilih pemimpin yang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kota Subulussalam,” kata Azhari, Selasa, 26 November 2024.
Azhari mengaku berdasarkan informasi dari berbagai kalangan termasuk Forkopimda, partisipasi pemilih di Pilkada Subukussalam tahun ini akan meningkat diperkirakan bisa mencapai di angka 97 persen lebih.
Karena itu, ia mengingatkan warga Subulussalam memanfaatkan momen pesta demomrasi ini menggunakan hak pilih sesuai hati nurani dan jangan golput. Pilkada ini, kata Azhari akan menentukan arah pembangunan kota sada kata ini lima tahun ke depan.
Azhari optimisi bahwa pelaksanaan Pilkada akan berlangsung jujur dan adil seperti yang diperlihatkan KIP Kota Subulussalam sangat transparan dalam menjalankan seluruh tahapan Pilkada.
Azhari bahkan turut menyaksikan sekaligus ikut melakukan pemusnahan 541 lembar kertas surat suara Pilgub dan Pilkada di halaman depan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam, Senin, 25 November 2024.
Pemusnahan 62 surat suara Pilgub dan 479 surat suara Pilkada ini juga disaksikan Forkopimda dan Panwaslih Kota Subulussalam, untuk memastikan bahwa pelaksanaan pesta demokrasi di bumi Syekh Hamzah Fansuri ini berlangsung secara jurdil.
“Pemusnahan ini disaksikan Forkopimda, sebagai bukti transparansi kita untuk membuktikan bahwa pelaksanaan Pilkada tahun ini dilakukan secara jujur dan adil, ” kata Azhari.
Ia berharap Pilkada 27 November mendatang diraih secara akuntabel dan jauh dari persepsi – persepsi kecurigaan terhadap penyelenggara. Hari ini, kata Azhari, KIP selaku penyelanggara membuktikan bahwa surat suara yang berlebih telah dilakukan pemusnahan.
“Mudah – mudahan Pilkada besok pagi berjalan dengan tertib, sukses dan lancar,” pungkas Azhari.[]





