MEULABOH – PT PLN area Meulaboh membantah informasi adanya petugas yang tewas karena tersengat arus listrik di Gampong Padang, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, Sabtu, 12 November 2016 kemarin. Namun dia membenarkan dua petugas PT PLN Korda Jeuram itu sedang bekerja memindahkan tiang di lokasi kejadian.

“Tidak ada yang tersengat arus listrik, keduanya itu hanya terkena induksi karena cuaca saat itu sedang mendung,” ujar Asisten Manager Transaksi Energi PLN Area Meulaboh, Edi Saputra, melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Minggu, 13 November 2016.

Dia mengatakan jika seseorang tersengat listrik maka akan ada luka bakar. Dalam kasus tersebut, seharusnya tangan Imanuddin juga hancur jika memang tersetrum.

“Inikan cuma melebur saja tangannya, tidak ada yang rusak. Melebur itu pun dikarenakan panas yang dihasilkan oleh induksi yang terjadi,” katanya.

Edi mengatakan Imanuddin meninggal disebabkan jantungan. Hal ini diperkuat dengan hasil visum dari dokter.

“Kalau korban meninggal karena tersengat, pasti rekannya juga akan menjadi korban,” kata Edi.

Dia menyebutkan insiden tersebut disebabkan induksi dari luar karena cuaca. Akibatnya petir yang menyambar menghantarkan arus sehingga menyebabkan kematian pada salah satu petugas PLN tersebut.

“Saat melakukan tugasnya, sudah sesuai SOP PLN. Waktu itu aliran (listrik) juga dimatikan,” katanya.[]