BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh menggelar sidang paripurna penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (RAPBA) Tahun 2019, di Gedung DPRA, Kamis, 13 Desember 2018.
Sidang paripurna istimewa itu dipimpin Ketua DPRA, Sulaiman, S.E., MSM., didampingi Wakil Ketua DPRA, Drs. Sulaiman Abda, M.Si., T. Irwan Djohan, S.T., dan Dalimi, S.E. Ak., dihadiri Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, M.T., Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar, dan unsur Forkopimda Aceh.
Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam pidatonya menjelaskan, arah dan kebijakan Pendapatan Aceh pada tahun 2019 menaikkan target penerimaan dari semua sumber Pendapatan Aceh dilihat dari struktur penerimaan Aceh. Namun, kontribusi Pendapatan Asli Aceh (PAA) masih sangat kecil yaitu 16 persen dibanding dengan pendapatan Aceh lainnya yang sah sebesar 57 persen.
Menurut Nova, Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019 direncanakan Rp2.445.031.573.450, mengalami peningkatan sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya yang ditetapkan senilai Rp2.324.662.431.200.
Selanjutnya, pagu Dana Perimbangan 2019 dianggarkan Rp4.182.068.874.212, meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya yang ditetapkan Rp3.864.634.048.000. Lain-lain Pendapatan Aceh yang Sah 2019 senilai Rp8.808.925.220.628, meningkat 4 persen dari tahun 2018 Rp8.433.178.845.080.
Menurut Nova, secara keseluruhan Pendapatan Aceh 2019 direncanakan mencapai Rp15.436.025.668.290 (Rp15,43 triliun lebih), meningkat 5 persen dari pagu tahun 2018 yakni Rp14.622.475.324.280.
“Anggaran Belanja Aceh dalam RAPBA Tahun 2019, difokuskan untuk penyelenggaraan urusan wajib dan urusan pilihan dengan memerhatikan skala prioritas berdasarkan prioritas RKPA yang telah diselaraskan dengan 15 program unggulan Gubernur Aceh,” tegasnya.
Nova menyebutkan, Belanja Aceh 2019 direncanakan mencapai Rp17.016.621.000.545 (Rp17 triliun lebih), meningkat 11 persen dari pagu tahun 2018 yaitu Rp15.084.003.946.127.
Sementara Pembiayaan Aceh dalam RAPBA 2019, penerimaan pembiayaan dianggarkan Rp1.652.595.332.255 yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp72 miliar yang dialokasikan untuk Pembentukan Dana Cadangan, sehingga total Pembiayaan Aceh Rp1.580.595.332.255.
Realisasi APBA 2018
Nova turut menyampaikan realisasi APBA 2018 sampai 10 Desember. Pendapatan dari rencana semula Rp14.622.475.324.280, telah terealisasi Rp11.501.735.239.147 atau 78,66 persen. Sedangkan belanja dari rencana Rp15.084.003.946.127, realisasinya Rp9.206.255.572.706 atau 61 persen.[]
Penulis: Khairul Anwar




