TAPAKTUAN – Bupati Aceh Selatan H.T. Sama Indra mengajak para wartawan di daerah itu agar menyajikan pemberitaan yang menyejukkan, sehingga tidak meresahkan masyarakat. Hal itu ia katakan menyikapi gempuran media sosial yang akhir-akhir ini dinilai cenderung banyak menyajikan informasi menyesatkan masyarakat

Dampak informasi yang sesat tersebut, kata Sama Indra, berpotensi memicu konflik yang memecah belah masyarakat. “Pola pikir kita yang cenderung individualistis dan terkotak-kotak akan menghambat laju pembangunan daerah. Hal tersebut disebabkan ada pergeseran nilai kebersamaan. Maka menjadi tugas kita bersama sebagai anak bangsa untuk menyatukan kembali perbedaan yang berpotensi memicu konflik sosial tersebut melalui penyampaian informasi yang benar dan akurat,” kata Sama Indra dalam pidatonya pada puncak peringatan HUT ke-71 Aceh Selatan di Taman Sahara, Meukek, 28 Desember 2016.

Menurut bupati, sekarang ini banyak informasi sesat dan menyesatkan di tengah masyarakat, baik yang disampaikan melalui media massa maupun media sosial yang akhir-akhir ini menjadi viral atau ramai dibincangkan masyarakat luas, sehingga terbentuk opini dan interpretasi yang liar.

“Namun demikian, kami yakin dan percaya para insan pers yang bertugas di Aceh Selatan akan mampu menyajikan pemberitaan yang menyejukkan dan berimbang tentang sebuah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” papar bupati.

Apalagi, kata bupati, beberapa bulan lagi rakyat Aceh termasuk Aceh Selatan akan menghadapi pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 15 Februari 2017. Dalam pesta demokrasi tersebut, kata dia, rakyat Aceh dituntut menjunjung tinggi kesantunan politik, tata krama dan kedisiplinan yang tinggi sangat diperlukan sebagai upaya memilih seorang pemimpin yang amanah, sehingga mampu membawa perubahan nyata ke arah lebih baik. Dengan menumbuhkembangkan sikap optimisme dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi di tengah masyarakat baik berupa tantangan ekonomi, politik, sosial dan budaya.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras kita bersama yang telah bersatu padu menyamakan visi dan misi serta persepsi dalam upaya mencapai kejayaan dan kebesaran Aceh Selatan yang kita cintai telah mulai terwujud secara perlahan-lahan. Ini merupakan sebuah pertanda bahwa fajar nuansa Aceh Selatan terdepan persis seperti mentari yang tak sabar lagi memancarkan sinarnya di ufuk timur. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut kita terus berupaya membenahi berbagai infrastruktur, ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial,” tandas bupati.[]

Laporan Hendrik