TAKENGON Polisi berhasil meringkus dua tersangka pembunuh Idham, 50 tahun, warga Simpang Teritit, Kecamatan Wieh Pesam, Bener Meriah, Selasa, 14 Juni 2016 sore. Tersangka berhasil diciduk di kampung halamannya di Jambi.
Benar, ini saya dan tim masih di Jambi. Sekarang lagi kita lakukan pendalaman, lusa mungkin kita sudah tiba di Takengon bersama tersangka, kata Kapolres Aceh Tengah melalui Kasat Reskrim AKP Boby Putra kepada portalsatu.com, Rabu, 15 Juni 2016.
Dia mengatakan barang bukti berupa satu unit mobil milik korban yang dibawa tersangka juga belum diketahui keberadaannya.
Menurut AKP Boby, kedua tersangka merupakan warga asli Jambi yang sebelumnya bekerja sebagai buruh kasar di Takengon.
Inisial dan umur dua tersangka nanti saja. Setibanya kita di Takengon kita konferensi pers nanti, biar seragam beritanya, kata AKP Boby.
Sebelumya diberitakan, Idham, 50 tahun warga Simpang Teritit, Kecamatan Wieh Pesam, Bener Meriah, ditemukan tak bernyawa pada Minggu 5 Juni 2016. Pembunuhan ini berlangsung tepat pada hari meugang puasa di Aceh. Korban ditemukan di selokan kebun kopi miliknya di Kilometer 92, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.
Polisi turut mengidentifikasi beberapa luka gores di tubuh korban. Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor GL-Pro warna hitam tanpa nomor polisi di lokasi. Sepeda motor tersebut diduga kuat milik pelaku.[](bna)



