Rabu, Juli 24, 2024

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....
BerandaBerita Aceh UtaraPolisi Serahkan Tersangka...

Polisi Serahkan Tersangka Penipuan Rumah Bantuan Baitul Mal ke Kejari Aceh Utara

ACEH UTARA – Tim Unit Reskrim Polsek Lhoksukon jajaran Polres Aceh Utara menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan penipuan dan penggelapan rumah bantuan Baitul Mal kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, Rabu, 12 Juni 2024. Tersangka kasus terebut berinisial PJ (33), warga Gampong Cangguek, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara.

Sebelumnya, pada 10 Juni 2024, Jaksa menyatakan berkas kasus tersebut telah lengkap atau P21. Sehingga penyidik kepolisian melakukan serah terima tahap kedua (tersangka dan barang bukti) kepada Jaksa.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Deden Heksaputera, melalui Kapolsek Lhoksukon Iptu Syahrizal, dalam keterangannya, Kamis, 13 Juni 2024, menjelaskan mulanya pada 3 April 2024, sekitar pukul 11.00 WIB, tersangka PJ datang ke rumah korban menggiming-imingkan rumah bantuan yang bisa diurus oleh PJ. Namun, kata Syarizal, PJ menyampaikan kepada korban bahwa dalam proses pengurusan rumah tersebut perlu uang.

“Sehingga korban percaya dan mencari cara untuk menyerahkan uang tersebut untuk biaya pengurusan. Namun, tersangka bukannya untuk pengurusan rumah, bahkan uang tersebut dipergunakan untuk kebutuhan pribadi tersangka. Dan, pada saat digeledah rumah yang ditempati PJ, ternyata banyak dokumen fotokopi kartu tanda pengenal, kartu keluarga, dan berkas permohonan bantuan masyarakat tidak mampu yang ditemukan tim Polsek Lhoksukon,” ungkap Syahrizal.

Syahrizal menyebut tersangka PJ ditangkap polisi karena diduga melakukan tindak pidana penipuan berkedok rumah bantuan, di sebuah warung kawasan SPBU Teupin Punti, Kecamatan Syamtalira Aron, Rabu, 17 April 2024, malam. Pihak kepolisian melakukan penangkapan setelah menerima laporan dari korban Rahmani (45), warga Gampong Matang Sijuek, Kecamatan Baktya Barat, Aceh Utara.

“Waktu itu tersangka mengaku akan mengurus seluruh administrasi agar korban dapat rumah bantuan dari Baitul Mal Provinsi Aceh. Sebagai jerih payah, PJ meminta sejumlah uang dari korban,” ungkap Syahrizal.[]

Baca juga: