LHOKSUKON – Sebanyak 113 personel gabungan diturunkan dalam pengamanan Operasi Lilin Rencong 2018 di wilayah hukum Polres Aceh Utara. Dalam pengamanan natal 2018 dan tahun baru 2019 itu, polisi juga akan melakukan patroli ke lokasi wisata pantai di Kecamatan Baktiya dan Seunuddon.
“Untuk pengamanan natal dan tahun baru kali ini, kita mempersiapkan dua pos pengamanan di Poslantas Terminal Lhoksukon dan Poslantas Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Dari Polri kita turunkan 65 personel, sementara 45 personel lainnya merupakan gabungan dari sejumlah instansi, yaitu TNI, Dinas Kesehatan Aceh Utara, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar dan Senkom Mitra Polri,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kabag Ops AKP Iswahyudi dihubungi portalsatu.com/, Jumat, 21 Desember 2018.
Iswahyudi menyebutkan, Operasi Lilin Rencong tersebut berlangsung 10 hari kerja, 23 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. “Sesuai dengan surat telegram yang dikirimkan Mabes Polri ke jajaran, pada dasarnya jika kita lihat wilayah hukum Polres Aceh Utara kan tidak ada gereja. Yang melaksanakan kegiatan kebaktian ini mereka biasanya terfokus di Lhokseumawe, karena di sana ada gereja dan itu masuk wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Daerah kita (Aceh) kan memegang teguh Syariat Islam, dan yang merayakan Hari Natal itu minoritas. Namun karena ini memang merupakan operasi terpusat, kita tetap melaksanakan pengamanan,” katanya.
Terkait tahun baru 2019, “Berdasarkan imbauan MPU kita, tidak boleh ada perayaan tahun baru, maka itu tidak boleh. Namun tidak menutup kemungkinan ada, karena ini sudah berjalan dari dulu-dulunya, ada masyarakat yang euforia, jadi kita tetap fokus ke pengamanannya,” ucap Iswahyudi.
“Tempat rekreasi juga menjadi target pantauan dan pengamanan kita, mengingat tahun baru ini juga bertepatan dengan liburan anak sekolahan. Di wilayah hukum kita ada dua pantai, yaitu Pantai Bantayan di Seunuddon dan pantai satunya lagi dengan jalan masuk dari Kecamatan Baktiya,” pungkas AKP Iswahyudi. []


