LHOKSEUMAWE- Polres Lhokseumawe berhasil mengamankan 6  warga Aceh Timur saat terjadi razia di depan Mapolres setempat, Jumat 12 Agustus 2016 sekitar pukul 21.00 WIB.

Mereka diketahui simpatisan Partai Aceh (PA) yang hendak menuju Banda Aceh kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Pantauan portalsatu.com, 6 warga itu menggunakan mobil Avanza. Terlihat pada mobil itu terdapat bendera Partai Aceh (PA) dan juga stiker pemenangan salah satu kandidat bakal calon gubernur.

Saat ditangkap, mereka kedapatan membawa satu paket sabu. Waktu itu, mereka tidak mengakui kepemilikan barang haram itu. Usai diinterogasi baru diakui bahwa mereka yang membawanya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops AKP Ahzan mengatakan razia ini untuk mengantisipasi gangguan keamanan masyarakat dari senjata tajam, senjata api dan bahan berbahaya lainnya.

“Razia ini rutin, hanya untuk mengantisipasi keamanan. Namun saat kita sedang razia, mobil avanza warna putih kedapatan membawa narkoba jenis sabu. Mereka berasal dari Aceh Timur menuju Kota Banda Aceh,” kata Kabag Ops AKP Ahzan kepada portalsatu.com, usai razia.

Ahzan menambahkan pada razia tersebut pihaknya juga berhasil menyita dua mobil tanpa surat dan satu mobil yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

“Dua mobil tanpa surat dan satunya lagi kedapatan membawa narkoba jenis sabu. Tak hanya itu, didalam mobil yang kedapatan membawa narkoba juga ditemukan bendera bulan bintang,” sebut AKP Ahzan.

Polres Lhokseumawe berhasil mengamankan 6  warga Aceh Timur saat terjadi razia di depan Mapolres setempat, Jumat 12 Agustus 2016 sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka diketahui simpatisan Partai Aceh (PA) yang hendak menuju Banda Aceh kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Pantauan portalsatu.com, 6 warga itu menggunakan mobil Avanza. Terlihat pada mobil itu terdapat bendera Partai Aceh (PA) dan juga stiker pemenangan salah satu kandidat bakal calon gubernur. Saat ditangkap, mereka  kedapatan membawa satu paket sabu. Waktu itu, mereka tidak mengakui kepemilikan barang haram itu. Usai diinterogasi baru diakui bahwa mereka yang membawanya.[](tyb)