SIGLI – Sebuah Kapal motor KM Bahari bermuatan 50 ton bawang merah asal negara Malaysia, ditangkap Polisi Polres Pidie di Perairan dekat Kuala Tari, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Senin, 4 April 2016 sekitar pukul 08.30 WIB. 

Bawang merah yang dimuat dalam karung merah itu kini masih berada di laut dekat Pos Polisi Air, Kuala Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli karena belum bisa merapat di dermaga disebabkan air masih surut. Sementara Anak Buah Kapal (ABK) sudah lebih dulu kabur saat kapal akan ditangkap. 

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, S.I.K. MH, didampingi Wakapolres Kompol Muhammad Nazaruddin, harus berlayar menggunakan Skocy Polisi untuk menuju lokasi ditambatkan kapal. 

Keterangan Kapolres kepada wartawan, kapal itu ditangkap personil polisi air dan personil reskrim, intelkam yang dipimpin langsung Wakapolres.

“Ketika ditangkap, ABK kapal yang diperkirakan 6 orang sudah tidak ada lagi di kapal. Kemungkinan, sudah duluan bocor informasi, sehingga mereka kabur,” kata Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, ada dua unit kapal bermuatan bawang masuk ke perairan Pidie. Satu lagi, tidak diketahui nama merek kapal, tapi muatannya diperkirakan 25 ton bawang merah.

“Kita baru berhasil menangkap satu kapal dengan muatan 50 ton bawang. Satu kapal lagi masih kita cari keberadaannya,” terang Kapolres yang mengaku penanganan barang tangkapan itu diserahkan kepada Bea Cukai.[](tyb/*sar)