Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaNewsPolres Singkil Musnahkan...

Polres Singkil Musnahkan 60 Kilogram Ganja

SINGKIL — Kepolisian Resor Aceh Singkil memusnahkan 60 kilogram ganja kering dengan cara dibakar di halaman Mapolres setempat, Senin, 21 Agustus 2017.

Pemusnahan itu turut disaksikan Dandim 0109 Aceh Singkil Letnan Kolonel Kaveleri (Letkol Kav) Kapti Hertatyawan, dan unsur muspida lainnya.

Sekretaris Badan Narkotika Kota Subulussalam, Khairunnas, juga hadir dalam pemusnahan barang haram tersebut, termasuk tokoh masyarakat dari Kota Subulussalam, Ismail K., serta Sekretaris Nasdem Subulussalam, Aradhi Karim.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Miliardin, S.I.K., didampingi Kasat Narkoba Ipda Mustafa, dan Sekretaris BNK Subulussalam, Khairunnas, kepada portalsatu.com mengatakan, ganja yang dimusnahkan ini hasil tangkapan di wilayah Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam pada Mei 2017 lalu.

“Ganja sekitar 60 kilogram kita bakar, ini barang temuan bulan Mei lalu di wilayah Penanggalan, tersangkanya tidak ada. Dari jumlah tersebut, ada disisihkan untuk barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres.

Pemusnahan itu juga dirangkai dengan penandatangan pakta integritas untuk meminimalisasi penggunaan narkoba di internal Polri sebagai sektor utama pemberantasan narkoba.

“Berupaya membersihkan rumah kita dulu, sebelum membersihkan rumah orang lain,” ujar kapolres.

Sementara Sekretaris BNK Subulussalam, Khairunnas, mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam rangka memberantas peredaran narkoba di wilayah Subulussalam, termasuk melakukan upaya-upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat.

Untuk 2019 mendatang, kata Khairunnas, Wali Kota Merah Sakti sedang mengupayakan menjadikan BNK berubah menjadi Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dengan skala nasional sehingga mudah mendapatkan bantuan dana dari pusat untuk mendukung program penanganan dan pemberantasan narkoba.[] (*sar)

Baca juga: