26.3 C
Banda Aceh
Sabtu, September 24, 2022

Pon Yaya: 15 Agustus Hari Perdamaian, Paling Bersejarah

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRA), Saiful Bahri, mengatakan, di awal abad ini, 15 Agustus merupakan hari paling bersejarah bagi rakyat Aceh  khususnya, masyarakat Indonesia pada umumnya, serta masyarakat dunia secara luas.

“Pada saat itu, di sebuah meja perundingan yang berada di Helsinki, sebuah kota kecil ibu kota Negara Finlandia, Pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menemukan titik temu. Kedua belah pihak menandatangani sebuah naskah kesepakatan/kesepahaman bersama yang kemudian dinamai dengan Memorandum of Understanding (MoU). Di Aceh, peristiwa dan naskah itu dikenal dengan MoU Helsinki,” kata Saiful Bahri, yang akrab disapa Pon Yaya.

Pon Yaya mengatakan, sejak ditandatanganinya MoU Helsinki tersebut, mimpi GAM untuk merdeka atau Aceh memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia pun tertunda.

“Pada hari perdamaian ini, kita mengajak semua kawan-kawan GAM, baik mantan Tentara Negara Aceh (TNA, kombatan GAM) maupun sipil GAM untuk sama-sama merenungkan kembali yang bahwa kita sekarang ini berada di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada 15 Agustus 2005 dulu, pimpinan GAM sudah menyepakati bahwa kita akan berjuang dalam konteks perdamaian untuk membangun Aceh yang sudah terpuruk di segala bidang,” kata  Pon Yaya.

Ketua DPRA mengharapkan kepada semua pihak, juga termasuk kepada para aparat penegak hukum yang ada di Aceh supaya betul-betul menghargai bahwa hari ini adalah hari ulang tahun perdamaian Aceh (MoU Helsinki).

“Hari ulang tahun MoU Helsinki ini adalah hari kemenangan kita bersama. Untuk itu, bila ada masyarakat Aceh yang merayakannya sesuai dengan keinginan mereka pada hari perdamaian ini, kalau bisa, jangan sampai ada tindakan kekerasan. Biarlah hari 15 Agustus menjadi hari kemenangan kita bersama,” kata Pon Yaya.

Pon Yaya menyarankan kepada pihak keamanan supaya melakukan tindakan pendekatan kekeluargaan kepada masyarakat Aceh supaya pada hari perdamaian tidak ada yang jadi korban kekerasan.

“Kini usia perdamaian Aceh sudah 17 tahun ini, sebagai Ketua DPR Aceh, kami berharap kepada pemerintah Indonesia agar poin-poin nota kesepahaman yang sudah disepakati di dalam perundingan pada 15 Agustus 2005 lalu, mohon kiranya kita memperhatikan ini dengan lebih serius dan mari kita bergandeng tangan. Jalan berdampingan dalam membangun Aceh untuk hari esok yang lebih baik,” kata Ketua DPR Aceh.[]Rilis

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Rekanan Sebut Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase Baru 35 Persen

ACEH UTARA - Progres proyek rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase di Gampong Pulo Blang,...

Putra Aceh Pimpin Immapsi, Pelantikan di Universitas Negeri Malang

MALANG - Putra Aceh, Athailah Askandari, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi...

Pegiat Sejarah Minta Situs Makam Ulama Kesultanan Aceh Darussalam di Lamdingin Tetap Dilindungi Pada Posisinya

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengadakan acara rapat yang...

Ratusan Pendaftar Calon Panwascam di Aceh Utara

ACEH UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara menyebutkan pendaftar calon pengawas pemilu...

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Dua Pemuda

JAKARTA - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu memfasilitasi pemulangan dua pemuda Aceh dari...

39 Warga Lhokseumawe Terjangkit DBD, Begini Antisipasinya

LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 39 warga di daerah ini...

HMI dan Dinkes Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengabdian yang...

Kadis DLH: Sampah di Lhokseumawe 108 Ribu Kg Per Hari, Butuh Depo untuk Pengolahan

LHOKSEUMAWE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe mencatat produksi sampah di daerah ini...

AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New CBR250RR dengan mengadopsi karakter motor...

TA Khalid dan Pj Bupati Aceh Utara Temui Dirjen PKTL KLHK Wujudkan Program TORA

JAKARTA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, bersama Anggota Komisi IV DPR RI, H....

Program Studi Desain Komunikasi Visual ISBI Aceh Kunjungi Dix’s Studio

Program Studi Desain Komunikasi Visual Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh kembali menggelar kuliah...

Lagi, 13 Nelayan Aceh Timur dari Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) kembali menyambut kedatangan 13...

106 Pasutri di Kota Subulussalam Ikuti Sidang Isbat Nikah

SUBULUSSALAM - Sebanyak 106 pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Subulussalam mengikuti sidang isbat...

Aspirasi Anggota DPRK, Lima Kelompok Desa Akul Bakal Terima Bantuan Kambing dan Domba

BLANGKEJEREN - Lima kelompok di Desa Akul, Kecamatan Blangjeranggo, Kabupaten Gayo Lues akan menerima...

DPRK Gayo Lues Belum Lapor Surat Palsu Usulan Pj Bupati, Ini Alasanya

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues tidak kunjung melaporkan surat...

Pj Ketua Dekranasda Aceh Berharap Kerajinan Terus Dikembangkan

JAKARTA - Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar...

Trusted Media Summit Sesi Indonesia Bahas Tren Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

DENPASAR – Google News Initiative dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Trusted Media Summit...

Ustaz Yusran Hadi: ‘Bersyukur Merupakan Ciri Orang Bertakwa’

BANDA ACEH - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh Ustaz...

Ziarah ke Makam Syiah Kuala, Pj Wali Kota Santuni Puluhan Anak Yatim

BANDA ACEH - Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq melakukan ziarah ke Makam...

DLH Aceh Utara Uji Baku Mutu Udara di PT Abad Jaya Abadi Sentosa

ACEH UTARA - Direktur Utama PT Abad Jaya Abadi Sentosa, H. Abdul Aziz, S.E.,...