LHOKSEUMAWE – Staf Intelijen Korem 011/Lilawangsa menggelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaraan Gelap Narkoba (P4GN) bagi prajurit TNI dan ASN jajaran Korem 011/Lilawangsa. Selain sosialisasi P4GN, Staf Intelijen Korem 011/Lilawangsa dibantu Provos dan tiga dokter, melakukan tes urine seluruh prajurit TNI yang hadir, di Gedung KNPI Aceh Utara, di Lhokseumawe, Kamis, 29 Agustus 2019.
Hasil tes urine tersebut, dosen dari Unimal, dokter Sarah Ramahyani Siregar dan rekannya menyatakan tidak ada prajurit TNI yang terindikasi narkoba.
Sementara dalam sosialisasi P4GN, dokter Sarah Ramahyani Siregar menjelaskan berbagai jenis narkoba. Menurut dokter Sarah, narkoba sangat berbahaya jika dikonsumsi, terutama bagi kesehatan otak manusia. “Orang tersebut akan mengalami perubahan pola pikirnya yang menjadi tidak lazim (tidak normal). Jika sudah parah maka jarang dapat disembuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Purmanto dalam sambutannya dibacakan Kepala Seksi Teritorial Letkol Inf Suriya menyampaikan, Indonesia sudah menyatakan darurat narkoba. “Berarti secara otomatis aparat keamanan TNI/Polri beserta rakyatnya berkewajiban untuk memerangi narkoba”.
“Selain itu, kita ketahui bersama, peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah merambah ke semua kalangan dan di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk Provinsi Aceh,” ujarnya.
Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh prajurit TNI jajaran Korem 011/Lilawangsa beserta keluarga dan masyarakat bersama-sama memerangi narkoba melalui cegah dini.
Pasi Intel Korem 011/Lilawangsa Kapten Arm Eddy Saputra Ginting S.E., menyebutkan, sosialisasi seperti ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat, yang terus dilaksanakan setiap program triwulan di satuan. “Dengan tujuan agar prajurit TNI dan keluarganya terhindar dari bahaya narkoba, dan hidup akan lebih baik,” pungkasnya.[](rilis)



