SUKA MAKMUE – Dinas Pertanian Nagan Raya mengaku jika Hasil produksi gabah padi di Nagan Raya setiap tahunnya mencapai silplus hingga 120.000 ton dari hasil 160.000 produksi setiap tahunnya. Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Pertanian Ali Basyah saat ditemui Portalsatu.com di Kantor Dinas Pertaniat setempat.
“Kita sebenarnya setiap tahun mengalami sirklus hingga 100 persen lebih dari total hasil kebutuhan untuk kosumsi Nagan Raya sendiri” Jelasnya. Senin, 20 Maret 2017.
Ali Basyah juga menjelaskan jika dari total 160.000 ton, hanya sekitar 35.000 ton gabah yang di kosumsi oleh masyarakat atau sekitar 17.000 ton beras.
“Gabah hasil produksi Nagan Raya sendiri bukan hanya dibeli oleh kilang padi yang ada di Nagan Raya saja, banyak juga gabah yang kita hasilkan di Nagan Raya di beli oleh masyarakat kabupaten lain seperti Aceh Barat Daya, hingga ke Pidie” Kata Ali Basyah.
Dalam mendorong produksi padi di Nagan Raya semakin meningkat, Dinas Pertanian Nagan Raya akan membantu sekitar 10.000 haktar beni padi unggul serta 2.000 haktar pupuk.
“Kita Nagan Raya masih menjadi lumbung pangan dari dulu sampai dengan sekarang, apalagi dengan produksi padi yang setiap tahun meningkat sangat pesat,” katanya.[]

