JAKARTA – Proyek pertambangan emas dan tembaga Beutong di Kabupaten Nagan Raya, yang dioperasikan PT Emas Murni Mineral (EMM) menemukan mineralisasi tembaga bermutu tinggi melalui pengeboran pertamanya tahun ini.
Adapun proyek tersebut saat ini tercatat memiliki sumber daya JORC di Beutong mencapai 2,4 juta ton tembaga, 2,1 juta ounce emas, dan 20,6 juta ounce perak. Selain emas, tembaga, dan perak, terdapat juga cadangan molibdenum berkualitas tinggi.
CEO Asiamet Resources, pemilik tidak langsung 40% saham EMM, Peter Bird, mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi hasil pengeboran untuk mendapatkan data deposit tembaga yang lebih akurat.
Dia menyebutkan, pihaknya akan terus mempersiapkan diri terkait pertumbuhan pasar tembaga di masa depan yang diperkirakan terus meningkat. Dia berharap bisa mendapatkan hasil yang positif sepanjang tahun ini.
“Kami akan terus mengeksplorasi dan mengembangkan proyek Beutong, termasuk rencana kegiatan metalurgi dan geoteknik serta evaluasi hasil pengeboran di wilayah-wilayah yang sudah diketahui sebelumnya,” katanya, Selasa, 17 April 2018.
Seperti diketahui, peningkatan status dari eksplorasi ke operasi produksi untuk proyek Beutong sempat tertunda beberapa kali. Alasannya, mulai dari persyaratan yang harus dilengkapi hingga terjadinya beberapa kali perubahan regulasi dari pemerintah.
Kegiatan ekplorasi utama sebenarnya telah selesai pada 15 Juni 2016. Perusahaan pun terus mengajukan masa suspensi tambahan hingga mendapat kejelasan status IUP-nya menjadi operasi produksi pada awal tahun ini.[] Sumber: bisnis.com/Lucky Leonard



