SUBULUSSALAM – Pasca menguapnya limbah Perusahaan pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Global Sawit Semesta (GSS) Penanggalan hari ini pihak manajemen PKS melakukan normalisasi parit saluran pembuangan yang berada di Gampong Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh.
Dalam keterangan Manager PT.GSS Penanggalan Pandapotan, hari ini pihaknya menurunkan exsavator untuk menormalisasi parit pembungan limbah, mengatasi banjir sepanjang dua kilo meter sampai ke sungai Lae Kombih berjalan lancar,
Proses normalisasi sekitar dua kilometer berjalan lancar pasalnya kedalaman saluran yang berada di samping perumahan penduduk dan perkantoran pemerintah tidak merata.
“Untuk parit ini banyak yang belum lebar juga kedalaman banyak yang dangkal dan ada beberapa titik parit ada yang sempit jadi perlu kita lebarkan dengan menggunakan alat berat, ungkap Pandapotan, kepada Portalsatu, Kamis 4 Februari 2016.
Menurutnya, program normalisasi yang merupakan usulan warga Gampong Dasan Raja untuk mengatasi banjir yang kerap melanda daerah itu. Apalagi beberapa parit dangkal menyebabkan air dari saluran meluap ke permukaan dan merendam rumah penduduk dan perkantoran pemerintah di gampong setempat.
Ia juga mengatakan normalisasi parit ini nanti akan dilanjutkan dengan pembangunan penahan tebing dan tanggul permanen yang direncanakan pada bulan Maret atau April mendatang untuk mencegah terjadinya erosi.
“ini merupakan bentuk kepedulian pihak perusahaan terhadap warga sekitar. Dengan adanya normalisasi ini, masyarakat Dasan Raja terbebas dari ancaman banjir,” katnya.
Secara terpisah Camat Penanggalan Abdi Suhada, dalam keteranganya menyampaikan pihak perusahan telah menanggapi keluhan warga di Desa Dasan Raja hari ini pihak perusahan telah kerja menormalisasi parit pembungan limbahnya.
“Alhamdullah dan terima kasih kepada pihak perusahaan merespon positif terhadap tuntutan warga tentang normalisasi ini. Terhadap warga yang terkena banjir juga pihak perusahan telah mengunjungi dan memberikannya bantuan, kata Abdi Suhada.[]
Laporan Wahda




