Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaBerita Aceh UtaraPT PIM Survei...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan melibatkan masyarakat lingkungan perusahaan dari Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan Kecamatan Kuta Blang, Bireuen. SKL melalui pengisian kuesioner dilaksanakan di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kamis, 25 November 2021.

Vice President PKBL & Humas, Nasrun sebagai ketua panitia pelaksana survei menyampaikan bahwa Survei Kepuasan Lingkungan PT PIM dilakukan setiap tahun dengan jumlah responden sebanyak 140 orang berasal dari masyarakat desa lingkungan ring 1 perusahaan.

Mewakili Kecamatan Dewantara adalah masyarakat dari Desa Tambon Tunong, Tambon Baroh, Keude Krueng Geukueh, Paloh Gadeng serta Dusun Madat. Sedangkan mewakili Kecamatan Muara Satu, Desa Blang Naleung Mameh, dan wakil dari Kecamatan Kuta Blang adalah Desa Blang Mee. “Juga diikuti beberapa mitra binaan sebagai responden,” tuturnya.

Pelaksanaan SKL tersebut dihadiri pihak Muspika Dewantara, tokoh masyarakat, para kepala desa ring 1, akademisi dari beberapa universitas, Dinas Sosial Aceh Utara, perwakilan ACT Lhokseumawe, Badan Penyuluh Pertanian, dan para ketua Karang Taruna.

Nasrun menjelaskan tim pengawas pelaksanaan SKL tahun ini berasal dari akademisi beberapa perguruan tinggi dan Muspika Dewantara.

Pelaksanaan survei melalui mekanisme pengisian kuesioner oleh responden, berisi empat penilaian utama, yaitu hubungan perusahaan dengan masyarakat di sekitar lokasi operasional perusahaan. Peran perusahaan kepada masyarakat di sekitar lokasi pabrik. Sikap dan pandangan masyarakat sekitar terhadap perusahaan. Terakhir, saran-saran yang disampaikan kepada PT PIM.

“Tujuan pelaksanaan survei ini adalah untuk melihat respons masyarakat terhadap peran dan kontribusi PT PIM dalam menjalankan tanggung jawab sosial lingkungan,” tutur Nasrun.

Setelah mengisi kuesioner, para responden disuguhi lucky draw di mana responden memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik dengan menukarkan kuponnya. Beberapa responden merasa senang karena mendapatkan hadiah yang bisa dibawa pulang selain suvenir yang dibagikan panitia.

Direktur Utama PT PIM, Budi Santoso Syarif, dalam sambutannnya dibacakan Sekretaris Perusahaan & Tata Kelola Yuanda Wattimena, mengucapkan terima kasih kepada para responden, tim pengawas SKL, tokoh masyarakat, para kepala desa, unsur karang taruna, dan pihak terkait lainnya.

“Kami mengharapkan hubungan baik yang selama ini terjalin antara PT PIM dengan seluruh masyarakat lingkungan di sekitar perusahaan akan terus terjaga. Pada dasarnya, kepentingan bersamalah yang menjadi pokok tujuan kita yaitu bagaimana menjalankan perusahaan ini dengan baik sehingga akan dapat keuntungan meningkatkan kesejahteraan kita bersama,” ujarnya.

“Walaupun keadaan perusahaan saat ini masih belum stabil baik secara operasional maupun finansial, namun kepedulian perusahaan kepada masyarakat insya Allah akan terus tersalurkan melalui program-program yang meliputi beberapa aspek antara lain pendidikan, agama, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, olahraga dan lingkungan hidup,” tambah Budi Santoso.

PIM saat ini sedang menjalankan berbagai pengembangan perusahaan di antaranya pembangunan Pabrik NPK, Reaktivasi Pabrik PIM-1, serta Pengembangan Lahan Iskandar Muda Industrial Area (IMIA). PIM juga tengah menjalankan Program Makmur yang dicanangkan Induk perusahaan yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero).

Program Makmur merupakan pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian berkelanjutan serta melibatkan rantai pasok dan didukung teknologi. Dengan berbasis Triple Bottom-Line 3P (People, Planet, Profit) untuk memakmurkan petani Indonesia.

Melalui program ini diharapkan para petani dapat meningkatkan hasil panen dan juga pendapatannya, serta dapat mengurangi ketergantungan akan pupuk subsidi dan mulai beralih menggunakan pupuk komersil.

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya ingin mengajak masyarakat sekalian untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif sehingga para investor tidak ragu untuk berinvestasi di daerah ini dan proses pengembangan PIM berjalan lancar. Dengan masuknya investor, secara langsung maupun tidak langsung perekonomian Aceh Utara akan tumbuh. Lapangan kerja baru akan terbuka. Usaha-usaha kecil dan menengah juga akan semakin berkembang,” ujar Budi Santoso.[](ril)

Baca juga: