Senin, Juni 24, 2024

Dosen UBBG Lulus Seleksi...

BANDA ACEH - Tidak hanya mahasiswa, dosen UBBG juga berprestasi. Adakah Dr. Zahraini,...

34 Tim Futsal Berlaga...

SIGLI – Sebanyak 34 tim se-Aceh berlaga untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua...

All New Honda BeAT...

BANDA ACEH - Sehubungan dengan peluncuran All New Honda BeAT series terbaru oleh...

Kapolri Luncurkan Digitalisasi Perizinan...

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meluncurkan sistem online single...
BerandaBerita LhokseumawePTPL Seleksi Calon...

PTPL Seleksi Calon Direktur dan Komisaris PT Rumah Sakit Arun Medica, Ada Apa?

LHOKSEUMAWE – PT Pembangunan Lhokseumawe atau PTPL (Perseroda) membuka seleksi calon Direktur dan Komisaris PT Rumah Sakit Arun Medica. Dibuka pula lowongan untuk jabatan Kepala Rumah Sakit Arun, Kabag Keuangan, SDM, dan Umum, dan belasan posisi lainnya.

Catatan portalsatu.com, PT Rumah Sakit Arun Medica (RSAM) merupakan anak perusahaan PTPL yang didirikan pada akhir tahun 2022 untuk mengelola Rumah Sakit Arun (RSA).

PT RSAM resmi berbadan hukum setelah disahkan Menkumham RI pada 29 Desember 2022, dengan modal ditempatkan senilai Rp500 juta. Susunan Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi PT RSAM adalah PTPL (Badan Hukum) dengan jumlah lembar saham 950 senilai Rp475 juta; Said Alam Zulfikar (Direktur PT RSAM) saham Rp0; T. Adnan, S.E. (Komisaris PT RSAM) saham 25 lembar Rp12,5 juta; dan Zakaria (Komisaris Utama PT RSAM) 25 lembar saham Rp12,5 juta.

Di Pemko Lhokseumawe, saat ini T. Adnan, Said Alam Zulfikar, dan Zakaria masing-masing menjabat sebagai Sekda, Asisten III, dan Kabag Ekonomi Sekretariat Daerah.

PT RSAM mengelola RSA sejak akhir Januari 2023, setelah rumah sakit itu diambil alih kembali oleh Pemko Lhokseumawe. Pasalnya, pihak PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe (RSAL) yang mengelola RSA sejak akhir tahun 2016 sampai Januari 2023, tidak mengakui PT RSAL sebagai anak perusahaan PDPL/PTPL.

Pengambilalihan RSA tersebut dilakukan Pemko Lhokseumawe sebagai tindak lanjut pemutusan kerja sama dengan PT RSAL, menindaklanjuti Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PTPL (Perseroda) Nomor 34 tahun 2022, tanggal 14 November 2022.

Pada akhir Januari 2023, Pemko Lhokseumawe juga menunjuk dr. T. Mirzal Safari, Sp.PD., sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSA, menggantikan direktur sebelumnya, dr. Syahruddin Ibrahim.

[Lowongan di PT RSAM dan RS Arun. Foto: Istimewa]

Lantas, mengapa PTPL merekrut calon Direktur dan Komisaris PT RSAM, termasuk Kepala RSA yang baru? Padahal, masa jabatan Direktur dan Komisaris PT RSAM, dan Direktur/Kepala RSA baru berjalan sekitar lima bulan.

Satu sumber menyebut dalam AD/ART PT RSAM disebutkan bahwa “Direktur dan komisaris dapat diganti sewaktu-waktu”.

“Karena itukan perusahaan. Mungkin PTPL punya pertimbangan sendiri agar pengelolaan dan pengembangan RS Arun ke depan lebih bagus lagi, sehingga direkrut calon Direktur dan Komisaris PT RSAM yang baru, termasuk Direktur atau Kepala RS Arun. Sedangkan Direktur PT RSAM saat inikan sifatnya itu sebagai penugasan sementara untuk mengontrol guna memastikan pelayanan kesehatan di RS Arun tetap berjalan normal. Jadi, perekrutan itu sepenuhnya kewenangan PTPL sebagai pemegang saham terbesar PT RSAM,” kata sumber itu.

Direktur Utama PTPL, Mohammad YY. Dinar, dikonfirmasi portalsatu.com melalui telepon, Kamis, 22 Juni 2023, mengatakan seleksi itu untuk 19 posisi di PT RSAM dan RSA.

“Itu hasil Rapat Umum Pemegang Saham PT Rumah Sakit Arun Medica. Ini untuk semua, baik pengurus PT-nya sampai rumah sakit. Pekerja lama, pekerja baru, pasca-pembentukan manajemen baru, semuanya kita perbaharui. Kita cari tahu kemampuannya, bidangnya. Sehingga yang bekerja sekarang, jabatan yang dia duduki beserta dengan bidang pengalamannya sesuai, kita mau arah ke situ. Jadi, pekerja yang sudah ada di Rumah Sakit Arun, penempatannya ada yang tidak sesuai bidangnya, sehingga diseleksi agar ke depan bisa sesuai dengan bidangnya,” kata Dinar.

Artinya, kata Dinar, semua tenaga kerja di RSA juga harus ikut mendaftar pada masa pendaftaran ini untuk diseleksi. “Kalau posisinya sudah sesuai dengan bidangnya (keahliannya) sudah aman, tinggal mendaftar ulang. Jadi, kita registrasi kembali semua tenaga kerja yang sudah ada di RS Arun,” ujarnya.

Sedangkan untuk PT RSAM, dibuka seleksi untuk calon direktur dan komisaris. “Bisa dari ASN dan non-ASN. Direktur dan komisaris PT itu tidak sistem periodik, kapan saja bisa dievaluasi, bisa diberhentikan oleh pemegang saham. Karena dalam AD/ART-nya tidak disebutkan masa jabatan,” tutur Dinar.

“Kalau Komisaris Utama (PT RSAM) itu dari pemerintah, ditunjuk oleh Pemegang Saham (Kuasa Pemilik Modal), Pak Wali Kota, sehingga tidak diseleksi,” tambah Dinar.

Dinar menyebut untuk melihat apa saja
persyaratan-persyaratan yang harus diserahkan saat mendaftar mesti datang langsung ke Kantor PTPL, Jalan Iskandar Muda No. 18 Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Pendaftaran dibuka mulai hari ini, 22 Juni sampai 27 Juni 2023. Berkas pendaftaran diantar langsung ke Kantor PTPL, pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Bagi karyawan RS Arun bisa mengatur jadwal agar tidak menggangu pekerjaannya,” ujar Dinar.

Menurut Dinar, calon Direktur dan Komisaris PT RSAM akan diseleksi oleh tim independen beranggotakan akademisi dan praktisi kesehatan.

“Untuk pekerja RS Arun, ada timsel dari eksternal satu orang, dan tiga orang dari internal PTPL,” ucap Dinar.[](nsy)

Baca juga: