BerandaPTUN Banda Aceh Tolak Gugatan Bagah Tumangger

PTUN Banda Aceh Tolak Gugatan Bagah Tumangger

Populer

SUBULUSSALAM – Pengadilan Tata Usaha Negara Banda Aceh secara resmi menolak gugatan yang diajukan Bagah Tumangger terkait sengketa mantan kepala desa Darul Makmur Kecamatan Sultan Daulat, Subulussalam, dalam sidang yang digelar di Pengadilan PTUN Banda Aceh kemarin, Selasa, 1 Maret 2016.

Kepala Bagian Organisasi dan Hukum Sekretaris Daerah Kota Subulussalam Supardi, S.H melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com menyampaikan, sidang putusan atas gugatan Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Kampung Darul Makmur, Sultan Daulat, Kota Subulussalam yang diajukan Bagah pada 9 November 2015 melalui kuasa hukumnya resmi ditolak Majelis Hakim PTUN Banda Aceh.

Putusan majelis hakim kata Supardi, berdasarkan beberapa dalil dan pertimbangan terhadap materi gugatan, bahwa posita dan potitum yang disampaikan penggugat Bagah Tumanggaer melalui kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) tidak sesuai sehingga hakim memutuskan untuk menolak.

“Juga dalam pokok perkara Majelis Hakim memutuskan menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya dan juga menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara yang timbul sebesar Rp.397.000,” kata Supardi, Selasa, 1Maret 2016.

Pada Kamis, 18 Februari 2016 lalu kata Supardi telah dilakukan sidang rapat majelis hakim untuk memutuskan perkara yang dipimpin Rahmat Tobrani, S.H sebagai Hakim Ketua. Para anggotanya adalah Rendi Yunita, S.H, Miftah Sa'ad Caniago, S.H. Sidang yang dibuka untuk umum itu dibantu Panitera Muda Perkara Muhammad Nur Mahdi, S.H, M.Kn selaku panitera pengganti PTUN. Sidang juga dihadiri kuasa hukum penggugat dan kuasa hukum tergugat.

Sementara itu kuasa hukum Bagah Tumangger, Safaruddin, S.H dari YARA mengatakan masih mempelajari putusan hakim. Pihaknya akan bermusyawarah terkait apakah menerima putusan hakim atau akan mengajukan banding.

“Kami masih ada waktu dua minggu untuk mempelajari dan mempertimbangkan putusan tersebut apakah nanti kita menerima atau mengambil putusan banding,” kata Safaruddin.

Sementara itu, Bagah Tumangger yang dikonfirmasi terkait putusan itu mengatakan akan mengambil keputusan dalam lima hari ke depan.

“Sabar dulu ya kita masih mempelajari putusan pengadilan ini nanti saya kabari dalam waktu lima hari ini untuk memberikan keputusan,” kata Bagah Tumangger.

Bagah Tumangger mengajukan gugatan terhadap keputusan Wali Kota Subulussalam terkait Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Kepala Kampung Darul Makmur Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam tahun 2015 pada tanggal 13 Oktober 2015 dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Subulussalam, Nomor: 188.45/195/2015.[] ((ihn)

Laporan Wahda di Subulussalam

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya