Oleh: Fikar W. Eda

Leuser

Lembah Leuser
Teduh lembut
Hutan Menggetarkan
Tubuh pohon menjulang
Menyentuh awan
Daun rindang menutup matahari
Lawe Alas merentang dari Gayo Lues
Berkelok riam sampai Singkil
Mengantarkan harapan
Mengirimkan impian

Di Ketambe musik dimainkan
Dari tepi sungai yang keruh deras
Merapal nasib
Belang Simpur yang digusur
Dari halaman rumah sendiri
Kami minta hak kami
Ini tanah adat kami
Ini hutan adat kami
Tiga wajah lugu diadili
Untuk kebun yang mereka tanami
Bagi hidup sejengkal lagi
Nyanyian mereka parau
Tak siapa yang hirau
Juga kau, kutu busuk!

 

Leuser 2016