*Bahasa Ibu* 

Selalu rindu 
untuk memelukmu 
hingga terlelap 
dan mereguk energi baru.

 *Mata Anak* 

Pada mulanya ia hanyalah 
mata lemah yang menyimpul 
rahasia jiwa : 
Jendela kecil yang dengannya 
engkau dapat menoleh 
ke puluhan tahun lalu.
Saat semua mata tertuju 
pada keceriaan dan kebebasanmu.
Kini mata itu akan membawamu 
ke pengertian baru 
yang lebih jauh dan dalam.[]

Karya: Taufik Sentana

DariKumpulan “Tiga Jam Puisi”,  2019