Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaPuluhan Anggota Pramuka...

Puluhan Anggota Pramuka Kunjungi KRI Silas Papare 386 di Krueng Geukueh

LHOKSEUMAWE – Puluhan Pramuka Saka Bahari Binaan Lanal Lhokseumawe mengunjungi Kapal Republik Indonesia (KRI) Silas Papare 386 yang berlabuh di Pelabuhan AAF Krueng Geukueh, Aceh Utara, Selasa, 18 Juni 2019, sore.

Kunjungan para anggota pramuka tersebut didamping Pamong Saka Bahari Lanal Lhokseumawe, Peltu Nonki Ahmad, dan disambut Komandan KRI Silas Papare 386, Letkol Laut M. Catur Soelityono.

Pamong Saka Bahari Lanal Lhokseumawe, Peltu Nonki Ahmad, mengatakan, kegiatan seperti ini rutin dilakukan dan salah satu program pelatihan yang diberikan kepada anggota pramuka. Jika ada KRI yang bersandar di pelabuhan tersebut, para anggota pramuka di bawah binaan Lanal Lhokseumawe diberikan kesempatan untuk berkunjung.

“Harapannya setelah mereka mengunjungi KRI ini dapat menambah ilmu pengetahuan tentang bagaimana itu kapal perang, dan sistem-sistem yang ada di kapal tersebut secara umum. Paling penting adalah motivasi bagi mereka (pramuka), mungkin sebagian dari mereka ada yang bercita-cita menjadi seorang prajurit angkatan laut. Jadi, bisa bertukar pengalaman dari kegiatan tersebut,” kata Nonki Ahmad, kepada portalsatu.com.

Menurut Nonki, selama kunjungan itu pihak KRI juga menjelaskan secara umum tentang gambaran kapal perang dan ada alat senjata maupun alat komunikasi

kepada para anggota pramuka tersebut. Sedangkan peserta didik dari pramuka yang dibawa itu merupakan angkatan XI dengan jumlah 39 orang. 

“Binaan seperti ini yang kita lakukan agar mereka tidak salah bergaul atau yang tidak terpengaruh dengan hal-hal yang dapat merusak jati dirinya sendiri. Karena pramuka merupakan suatu wadah untuk membina karakter generasi muda yang sesuai diharapkan oleh bangsa ini,” ujar Nonki Ahmad.

Nonki menambahkan, “Tentunya sama-sama cemaslah dengan keadaan seperti sekarang ini. Misalkan pengaruh-pengaruh sistem komunikasi, informasi maupun media sosial yang mungkin jika tanpa serapan dari adik-adik atau siswa itu sendiri barangkali mudah terpengaruh. Maka dengan pramuka ini insya Allah kami terus membina sehingga mereka menjadi insan-insan yang mandiri, minimal bisa berguna untuk dirinya sendiri maupun bisa berguna di tengah masyarakat nantinya”.[]

Baca juga: