Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaPuluhan Jurnalis Aceh...

Puluhan Jurnalis Aceh Bentuk Forum Peduli Anak

SABANG – Puluhan jurnalis dari berbagai media di Aceh membentuk forum jurnalis peduli anak bernama Journalist for Children, saat workshop di Mars Resort, Kota Sabang, Ahad, 26 Januari 2020.

Pembentukan forum itu sebagai salah satu bagian dari peran jurnalis dan media massa dalam memberikan informasi terkait pemenuhan hak anak kepada masyarakat luas.

Para jurnalis juga memilih koordinator forum tersebut. Awalnya muncul sejumlah nama dan akhirnya terpilih Rahmat Fajri, jurnalis AJNN sebagai koordinator.

Ketua AJI Banda Aceh, Misdarul Ihsan, mengatakan, pembentukan Journalist for Children merupakan lanjutan dari kegiatan workshop pemenuhan hak anak yang berlangsung sejak 24 hingga 26 Januari 2020.

Menurut Misdarul Ihsan, forum itu nantinya akan menjadi wadah untuk belajar dan berdiskusi terkait isu-isu anak, terutama yang terjadi di Aceh. Pasalnya, Aceh merupakan salah satu daerah yang tingkat kasus kekerasan terhadap anak masih tinggi. Terlebih belakangan ini sering muncul kasus pemukulan dan pelecehan seksual terhadap anak di Aceh.

“Jadi, dengan adanya Journalist for Children nantinya diharapkan pemberitaan-pemberitaan terhadap kasus yang terjadi pada anak sesuai dengan kode etik jurnalistik yang melindungi masa depan anak,” kata Misdarul Ihsan.

Ihsan menambahkan, pada medio April 2018, Dewan Pers dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah membuat nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo dan Ketua KPAI Susanto, M.A., di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat. Dengan adanya MoU tersebut, sekarang jurnalis yang membuat berita tentang anak tersangkut perkara pidana harus benar-benar cermat, terutama soal identitas anak.

Koordinator Journalist for Children, Rahmat Fajri, menyebutkan, pihaknya ke depan akan melaksanakan kegiatan diskusi berkaitan dengan pemenuhan hak anak. Selain itu, pihaknya juga akan menjalin hubungan dengan beberapa lembaga yang fokus dalam isu-isu menyangkut anak.

“Ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana memenuhi hak anak secara benar. Semoga anak-anak selalu mendapatkan haknya,” ujar Rahmat.[]

Baca juga: