LHOKSUKON – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB-NSO menggelar edukasi migas untuk jurnalis di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Kamis, 25 Juli 2019. Kegiatan bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) itu diikuti puluhan jurnalis dengan wilayah kerja Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur dan Banda Aceh.
Pada sesi pertama, edukasi migas tersebut menghadirkan pemateri David Eka Issetiabudi, wartawan Bisnis Indonesia yang membahas tentang etika dan teknik penulisan saat meliput isu migas. Hadir sebagai moderator Verda Nano Setiawan yang merupakan wartawan katadata.
Sesi dua dilanjutkan dengan pengenalan BPMA, industri migas untuk mendukung pembangunan Aceh. Sementara pada sesi ketiga, PT PHE NSB-NSO akan memaparkan tentang company profile dan program CSR.
Dalam sambutannya, Armia Ramli selaku Field HR and General Affairs Superintendent PHE NSB mengatakan, workshop edukasi migas untuk jurnalis ini merupakan prakarsa PHE NSB-NSO yang didukung BPMA dan SKK Migas.
“Workshop ini untuk meningkatkan pemahaman jurnalis terkait kegiatan industri hulu migas. Kami percaya dengan meningkatnya pemahaman jurnalis terhadap mekanisme industri hulu migas di Indonesia, khususnya di Aceh maka informasi yang disajikan kepada masyarakat di media akan menjadi informasi yang akurat, dan menjadi tolak ukur bagi masyarakat untuk mendukung industri hulu migas,” ujar Armia.
Sebagai perusahaan milik negara, lanjut Armia, selain berkontribusi penuh untuk masukan negara dan ketahanan energi bangsa, PHE NSB-NSO juga berkomitmen menciptakan dampak sosial yang positif dan berkesinambungan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi dan masyarakat Aceh dan Indonesia umumnya.
“PHE NSB-NSO juga terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terkait industri hulu migas. Tentunya yang kita laksanakan dan ikuti hari ini merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkas Armia Ramli.
Sementara Plt. Kepala BPMA, Azhari Idris, diwakili Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal, Radhi Darmansyah.[]



